Cara Traveling ke China Bebas Visa 2026: Syarat Transit 10 Hari untuk WNI

Kebijakan Baru: Liburan ke 24 Provinsi China Tanpa Visa Selama 10 Hari

Cara Traveling ke China Bebas Visa 2026: Syarat Transit 10 Hari untuk WNI
Provinsi Yunnan, China. - (Dok. Freepik.com).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar gembira bagi para pelancong, kini liburan ke Negeri Tirai Bambu menjadi jauh lebih mudah.

Mulai Juni 2025, Pemerintah China resmi memberlakukan kebijakan bebas visa kunjungan singkat bagi WNI yang ingin mengeksplorasi destinasi populer seperti Beijing, Shanghai, hingga Yunnan tanpa perlu mengurus dokumen di kedutaan.

Melalui skema visa transit ini, wisatawan asal Indonesia diberikan izin tinggal maksimal 10 hari, asalkan memiliki tiket perjalanan ke negara ketiga. Kebijakan ini merupakan hasil kerja sama strategis pariwisata antara Indonesia dan China guna mempermudah mobilitas turis antarnegara.

Simak panduan lengkap mengenai syarat, aturan transit, serta daftar pintu masuk perbatasan dalam ulasan berikut ini!

Syarat dan Ketentuan Utama

Meskipun memberikan kemudahan, terdapat beberapa poin penting yang wajib diperhatikan oleh pelancong:

  • Tujuan Kunjungan: Hanya berlaku untuk kegiatan wisata atau kunjungan keluarga. Keperluan kerja dan studi tetap memerlukan visa resmi.

  • Skema Transit: Karena dikategorikan sebagai transit, perjalanan tidak boleh pulang-pergi langsung (Jakarta-China-Jakarta). Pelancong harus melanjutkan perjalanan ke negara atau wilayah ketiga, seperti Hong Kong atau Makau.

  • Bukti Tiket: Wisatawan wajib menunjukkan tiket keluar dari China dalam kurun waktu maksimal 10 hari sejak tanggal kedatangan.

  • Pintu Masuk: Berlaku di 60 titik perbatasan, termasuk bandara dan pelabuhan utama di Beijing, Shanghai, Guangzhou, hingga Yunnan.

Dampak Kerja Sama Bilateral

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan antara Perdana Menteri China, Li Qiang, dan pemerintah Indonesia dalam kunjungan diplomatik pada Mei 2025 lalu. Selain mempermudah mobilitas turis, langkah ini diharapkan memperkuat hubungan pariwisata kedua negara.

Duta Besar RI untuk China, Djauhari Oratmangun, optimis bahwa akses yang lebih terbuka serta banyaknya frekuensi penerbangan langsung dari kota-kota besar di Indonesia (Jakarta, Bali, Surabaya, Manado) akan membantu pencapaian target dua juta turis China ke Indonesia tahun ini.

Yunnan: Destinasi Favorit dengan Akar Budaya

Salah satu wilayah yang masuk dalam daftar ini adalah Provinsi Yunnan. Selain keindahan alamnya, Yunnan memiliki kedekatan historis dengan Nusantara. Beberapa teori menyebutkan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari wilayah ini ribuan tahun silam.

Tak heran jika Yunnan menjadi destinasi populer bagi rombongan turis Indonesia yang ingin menelusuri jejak sejarah sekaligus menikmati kesamaan budaya.

Kebijakan bebas visa 10 hari ini menjadi peluang emas bagi Gen yang ingin merasakan perpaduan modernitas Shanghai atau menelusuri jejak sejarah di Yunnan tanpa kendala birokrasi.

Dengan akses yang semakin mudah dan penerbangan langsung yang tersedia dari berbagai kota besar di Indonesia, China kini menjadi destinasi wisata yang semakin terjangkau. Segera susun rencana perjalananmu, pesan tiket transitnya, dan rasakan sendiri pesona budaya serta kemajuan teknologi di Negeri Tirai Bambu tahun ini.

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE