Chery Uji Tabrak Ekstrem TIGGO 9, Tunjukkan Standar Baru Keselamatan Mobil, Hasilnya Begini!

Chery Uji Tabrak Ekstrem TIGGO 9, Tunjukkan Standar Baru Keselamatan Mobil, Hasilnya Begini!
- (Dok. Antara).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Chery bikin gebrakan baru dalam dunia otomotif lewat uji tabrak ekstrem yang digelar di pusat pengujian mereka, Chery Crash Center, di Wuhu, China.

Dalam rangkaian acara "Ultimate Safety Exploration Tour" yang jadi bagian dari Chery Brand User Summit 2025, dua unit SUV andalan mereka, TIGGO 9, saling ditabrakkan dalam skenario tabrakan nyata yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

Bukan tabrakan biasa, kedua mobil digeber hingga 50 km/jam dan saling bertabrakan dengan sudut tumpang tindih 15 derajat atau dikenal sebagai "15 small overlap crash test", salah satu simulasi kecelakaan paling sulit dan berisiko tinggi. Ini bukan cuma unjuk teknologi, tapi juga pembuktian komitmen Chery soal arti keselamatan sebenarnya.

Di depan lebih dari 500 tamu dari berbagai belahan dunia, termasuk karyawan, diler, media, dan key opinion consumer (KOC), Chery memperlihatkan bagaimana teknologi dan filosofi mereka diuji dalam kondisi ekstrem yang merepresentasikan skenario nyata di jalan raya.

Deputy General Manager Chery Brand, Gavin Liang, menyampaikan bahwa keselamatan sejati bukan sekadar soal seberapa kuat bodi mobil, tapi bagaimana kendaraan bisa mengendalikan dan menyeimbangkan dampak benturan. Ini menjadi dasar filosofi keselamatan ala Chery yang mereka sebut sebagai "Filosofi Keselamatan Taichi".

Selama uji tabrak, kedua unit TIGGO 9 diarahkan secara presisi untuk menciptakan simulasi tabrakan offset, di mana bagian utama struktur penahan di depan mobil justru tidak bekerja maksimal. Artinya, ini adalah tantangan besar untuk menguji bagaimana energi benturan disalurkan dan diredam tanpa membahayakan penumpang.

Struktur kabin tetap utuh, tanpa kerusakan pada pilar A, B, maupun C. Airbag depan, termasuk airbag lutut, aktif sempurna. Sabuk pengaman dengan sistem pretensioner bekerja tepat waktu. Tidak ada kebocoran pada sistem bahan bakar. Semua pintu bisa dibuka normal pascatabrakan. Bahkan, lampu hazard menyala otomatis sebagai sistem peringatan untuk mencegah risiko tambahan.

Para insinyur Chery menjelaskan bahwa semua ini adalah hasil penerapan empat prinsip utama dalam filosofi keselamatan mereka:

  • Guidance: Jalur gaya tabrakan diarahkan ke struktur bodi berbentuk sangkar untuk mendistribusikan energi benturan secara efisien.

  • Neutralization: Energi tabrakan diredam lewat deformasi terkontrol menggunakan baja berkekuatan tinggi.

  • Strength: Kabin diperkuat dengan 85% baja kekuatan tinggi dan 21% baja hot-formed untuk menjaga struktur tetap kokoh.

  • Prevention: Teknologi keselamatan aktif bekerja mencegah terjadinya kecelakaan sejak awal.

Uji tabrak ini juga jadi panggung pembuktian bagi lini produk TIGGO. Di lokasi acara, Chery menampilkan "TIGGO Family Five-Star Safety Wall" yang menunjukkan deretan pencapaian bintang lima di berbagai uji keselamatan global. Termasuk keberhasilan TIGGO 7 CSH dan TIGGO 8 CSH meraih lima bintang dari Euro NCAP pada 15 Oktober lalu, serta versi Australia dan Selandia Baru dari TIGGO 4 PRO, TIGGO 7 PRO, dan TIGGO PRO MAX yang sebelumnya sudah dapat lima bintang dari ANCAP.

Dengan pendekatan yang serius dan hasil pengujian yang nyata, Chery menjadikan ajang ini sebagai bukti bahwa mereka enggak cuma bicara soal fitur, tapi juga filosofi. Bagi Chery, keselamatan bukan cuma soal menghindari kecelakaan, tapi tentang bagaimana menjaga ruang aman bagi keluarga tetap terlindungi, bahkan saat yang tak terduga terjadi di jalan.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE