Lewis Hamilton Pecahkan Rekor Buruk di Ferrari, 19 Balapan Tanpa Podium
JAKARTA, GENVOICE.ID - Lewis Hamilton tengah menjalani masa sulit dalam kariernya bersama Ferrari. Pembalap asal Inggris itu baru saja memecahkan rekor yang tak diinginkan - menjadi pembalap Ferrari dengan rentetan balapan terpanjang tanpa finis di podium.
Di Grand Prix Amerika Serikat 2025 yang digelar di Austin, Hamilton finis di posisi keempat, satu langkah di bawah rekan setimnya, Charles Leclerc, yang berhasil naik podium di urutan ketiga. Hasil itu membuat Hamilton kini sudah melewati 19 balapan tanpa merasakan podium sejak bergabung dengan Ferrari awal musim ini.
Catatan tersebut melampaui rekor Didier Pironi yang menunggu hingga 19 balapan sebelum akhirnya meraih podium pertamanya untuk Ferrari di Grand Prix San Marino tahun 1982 - atau lebih dari empat dekade lalu. Namun, berbeda dengan Pironi yang akhirnya berhasil memutus tren negatif itu, Hamilton masih belum bisa menembus tiga besar hingga kini.
Musim debut Hamilton bersama Ferrari sejauh ini jauh dari ekspektasi besar yang mengiringi kepindahannya dari Mercedes pada akhir 2024. Juara dunia tujuh kali itu tampak kesulitan menyesuaikan diri dengan mobil SF-25 yang belum sepenuhnya kompetitif di tangannya.
Sementara itu, performa Leclerc justru menunjukkan stabilitas tinggi. Pembalap asal Monako itu telah enam kali naik podium sepanjang musim ini, termasuk di Austin, dan kini berada di posisi kelima klasemen dengan 192 poin - unggul 50 poin dari Hamilton yang tertahan di peringkat enam dengan 142 poin.
Meski belum meraih podium di balapan utama, Hamilton sempat menunjukkan kilasan performa terbaiknya di beberapa sprint race. Ia berhasil merebut pole position dan kemenangan di Shanghai, serta finis ketiga di Miami, namun hasil itu belum cukup untuk menutupi pace menurun di seri-seri utama.
Dengan lima balapan tersisa di musim 2025, tekanan terhadap Hamilton semakin besar. Publik mulai mempertanyakan apakah keputusan meninggalkan Mercedes adalah langkah tepat, mengingat performa mantan timnya justru lebih kompetitif tahun ini.
Kendati demikian, Ferrari menegaskan masih percaya pada pengalaman dan kemampuan Hamilton untuk membawa tim kembali bersaing di papan atas. Bagi Hamilton sendiri, setiap balapan kini menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa ia belum kehilangan sentuhan juara - dan bahwa podium pertamanya dengan Ferrari hanyalah masalah waktu.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!