Mandalika Racing Series 2025 Jadi Pemanasan Bergengsi Menjelang MotoGP Indonesia
JAKARTA, GENVOICE.ID - Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menegaskan bahwa Kejuaraan Nasional Balap Motor Sportbike Mandalika Racing Series (MRS) 2025 menjadi salah satu ajang paling penting jelang perhelatan MotoGP Indonesia. Putaran keempat MRS yang berlangsung pada 20-21 September di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, dianggap sebagai barometer kesiapan menjelang gelaran akbar MotoGP pada 3-5 Oktober 2025.
Direktur Utama MGPA, Priandi Satria, menyebut MRS tidak sekadar lomba balap nasional biasa, melainkan arena pembelajaran berharga bagi 126 starter yang turun di delapan kelas berbeda. Menurutnya, pengalaman ini sangat krusial karena para pembalap Indonesia dapat merasakan atmosfer kompetisi dengan standar internasional.
Salah satu alasan MRS dipandang bergengsi adalah penggunaan teknologi balap yang umumnya hanya dijumpai di ajang MotoGP. Beberapa perangkat mutakhir seperti sensor track limit di tikungan 9 dan 14, serta sistem digital flag sesuai standar FIM Grade 1, sudah dipasang. Dengan begitu, peserta bisa memahami lebih awal bagaimana aturan ketat di level dunia diterapkan.
Event ini sendiri lahir dari kolaborasi besar antara PRIDE Motorsport, MGPA, ITDC, dan IMI, dengan dukungan penuh dari Pertamina serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dukungan ini menunjukkan keseriusan Indonesia dalam mengangkat citra Mandalika sebagai pusat motorsport Asia Tenggara.
Priandi menjelaskan, persiapan lintasan juga dilakukan secara menyeluruh. Trek Mandalika dicat ulang menggunakan material berstandar FIM dan FIA, selain penambahan perangkat teknis baru. Langkah ini tidak hanya membuat balapan MRS semakin kompetitif, tetapi juga memastikan kesiapan penuh sirkuit menghadapi ajang MotoGP bertajuk Pertamina Grand Prix of Indonesia.
MotoGP 2025 sendiri akan menjadi ronde ke-18 musim ini, sekaligus salah satu seri paling ditunggu oleh penggemar balap dunia. Kehadiran para bintang MotoGP di Mandalika diprediksi akan menyedot ribuan wisatawan, membawa dampak ekonomi positif bagi Lombok dan NTB.
Bagi pembalap nasional, MRS adalah pintu gerbang untuk memahami disiplin tinggi dan sportivitas yang wajib dijaga di level internasional. Sementara bagi MGPA, ajang ini menjadi uji coba ideal untuk memastikan semua sistem berjalan baik sebelum dunia menyorot Mandalika bulan depan.
Dengan atmosfer yang semakin memanas, Mandalika Racing Series 2025 pun dipandang bukan sekadar kejuaraan, melainkan pemanasan bergengsi menuju panggung terbesar: MotoGP Indonesia.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!