Mantan Pacar Hong Min-gi Tolak Damai: Beberkan Isu Aborsi dan Siapkan Langkah Hukum
Pengakuan Nona A Soal Kehamilan dan Dugaan Pemaksaan Aborsi
JAKARTA, GENVOICE.ID -Skandal dugaan kekerasan dan perselisihan hubungan yang menyeret nama aktor muda Korea Selatan, Hong Min-gi, kian memanas dan memasuki babak baru yang semakin kompleks.
Usai Fable Company selaku agensi yang menaungi sang aktor melayangkan bantahan resmi, sang mantan kekasih, seorang influencer berinisial Nona A, secara tegas menyatakan menolak jalur damai dan siap membawa kasus ini ke ranah hukum. Tidak hanya itu, Nona A juga membeberkan pengakuan baru yang mengejutkan publik terkait isu kehamilan serta dugaan pemaksaan aborsi.
Tudingan Pemaksaan Aborsi dan Sikap Lepas Tanggung Jawab
Melalui serangkaian unggahan di media sosial miliknya, Nona A membongkar kronologi hubungan mereka yang diklaim berujung pada tindakan intimidasi dan pengabaian, di, antaranya:
-
Desakan Mendadak untuk Menggugurkan Kandungan: Nona A mengaku baru menyadari kehamilannya pada pertengahan Juli 2026. Namun, bukannya mendapatkan dukungan moril, ia justru mengaku menerima desakan keras dari aktor kelahiran 2002 tersebut untuk segera menggugurkan kandungannya secara mendadak.
-
Prosedur Sendiri dan Penanggungan Biaya: Nona A mengklaim terpaksa menjalani operasi aborsi seorang diri pada 13 Juli 2026. Seluruh biaya medis disebut-sebut ditanggung oleh dirinya sendiri karena Hong Min-gi berdalih sedang tidak memiliki uang. Usai prosedur tersebut selesai, sang aktor dikabarkan terus-menerus meminta putus dan menghindar dari tanggung jawab.
-
Kepemilikan Bukti Otentik: Guna memperkuat pengakuannya di mata hukum, mahasiswi tingkat pertama ini menegaskan bahwasanya ia telah mengantongi seluruh dokumen rekam medis resmi serta hasil foto USG.
Bantahan Tudingan Stalking dan Penolakan Opsi Damai
Pernyataan terbaru Nona A ini sekaligus menjadi balasan menohok atas tuduhan Fable Company yang sebelumnya menuding dirinya melakukan aksi penguntitan (stalking) dan perselingkuhan.
Nona A membantah tuduhan stalking dan menegaskan bahwa alasannya mendatangi rumah serta menghubungi orang tua Hong Min-gi murni dipicu oleh rasa frustrasi berat akibat pesannya diabaikan begitu saja pasca-operasi.
Ia menilai narasi stalking yang dibentuk pihak agensi sebagai bentuk kekerasan sekunder (secondary victimization) untuk membingkai dirinya sebagai pelaku demi menutupi fakta sebenarnya.
Oleh karena itu, ia menolak opsi damai dan telah menyerahkan seluruh bukti, termasuk tuduhan kekerasan fisik, ucapan misoginis, hingga penganiayaan hewan yang sempat ia beberkan sebelumnya, kepada tim kuasa hukum untuk diproses di pengadilan.
Sikap Agensi dan Ancam Gugat Pidana
Di sisi lain, Fable Company tetap bertahan pada posisi membantah seluruh tuduhan kekerasan fisik maupun pemaksaan tersebut. Pihak agensi justru mengklaim bahwa konflik dipicu oleh sikap Nona A yang kerap berkomunikasi intens dengan mantan kekasihnya saat masih berpacaran dengan Hong Min-gi. Agensi menegaskan tidak akan tinggal diam dan siap mengambil langkah hukum tegas, baik secara perdata maupun pidana, atas dugaan pencemaran nama baik terhadap artisnya.
Kasus yang melibatkan bintang serial Love Your Enemy ini telah berkembang dari perselisihan personal menjadi tuduhan pelanggaran hukum yang sangat serius. Dengan keteguhan Nona A yang menolak berdamai serta langkah balasan dari pihak agensi, kelanjutan proses hukum di pengadilan akan menjadi penentu akhir dari kontroversi yang membelit karier Hong Min-gi ini.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!