BTS Curi Perhatian di Final Piala Dunia 2026, Penampilan "Dynamite" Bikin MetLife Stadium Bergemuruh
BTS mencetak sejarah sebagai satu-satunya grup K-Pop yang tampil di halftime show Final Piala Dunia 2026. Penampilan "Dynamite" sukses memukau jutaan penonton di MetLife Stadium.
JAKARTA, GENVOICE.ID - BTS kembali mencetak sejarah di panggung internasional. Grup K-Pop beranggotakan RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V, dan Jungkook itu menjadi satu-satunya idol group Korea Selatan yang tampil dalam halftime show Final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat.
Penampilan spektakuler tersebut berlangsung sebelum laga final dimulai dan disaksikan jutaan penonton dari berbagai negara. Kehadiran BTS pun menjadi salah satu momen yang paling banyak diperbincangkan di media sosial sepanjang gelaran Piala Dunia 2026.
Bawakan "Dynamite", BTS Bikin Stadion Bergemuruh
BTS tampil sebagai penampil kedua dalam rangkaian halftime show dengan mengenakan kostum serasi bernuansa merah, putih, dan hitam. Mereka membawakan lagu hit "Dynamite", yang langsung menghidupkan suasana stadion.
Meski dirilis pada Agustus 2020, lagu tersebut masih menjadi salah satu karya paling ikonik BTS. "Dynamite" juga tercatat sebagai lagu pertama grup tersebut yang berhasil menduduki puncak tangga lagu Billboard Hot 100 selama tiga pekan berturut-turut.
Pemilihan lagu itu dinilai sangat tepat karena menjadi simbol perjalanan BTS menuju panggung dunia. Penampilan mereka di stadion terbesar Amerika Serikat semakin menegaskan pengaruh global grup asal Korea Selatan tersebut.
Satu Panggung dengan Deretan Musisi Dunia
Halftime show Final Piala Dunia 2026 menghadirkan sederet musisi papan atas lintas generasi. Sebelum BTS tampil, penonton disuguhkan aksi panggung Madonna, kemudian dilanjutkan dengan penampilan Justin Bieber.
Shakira bersama Burna Boy turut memeriahkan acara dengan membawakan lagu resmi Piala Dunia 2026 berjudul "Dai Dai". Setelah itu, seluruh penampil utama kembali ke panggung untuk menyanyikan lagu orisinal "We Dance", yang diciptakan khusus oleh Coldplay untuk turnamen tersebut.
Chris Martin bersama Coldplay memimpin penampilan kolaborasi akbar tersebut, didukung Paduan Suara PS22 New York, karakter The Muppets, New York Philharmonic, Simon Bolívar Symphony Orchestra, Gustavo Dudamel, Bijan Mortazavi, hingga Emmanuel Kelly.
Tak hanya musisi, acara juga menghadirkan kejutan dari legenda sepak bola Ronaldo dan Ronaldinho. Aktor Jason Sudeikis serta Brendan Hunt juga tampil sebagai karakter ikonik Ted Lasso dan Coach Beard.
Bukan Sekadar Hiburan, Ada Misi Kemanusiaan
Halftime show Piala Dunia 2026 diproduksi oleh Global Citizen dengan Chris Martin sebagai kurator utama. Pertunjukan ini bukan hanya menjadi hiburan bagi pencinta sepak bola, tetapi juga membawa misi sosial berskala global.
CEO Global Citizen, Hugh Evans, mengungkapkan bahwa acara tersebut dirancang untuk menyatukan para musisi dunia dalam sebuah pertunjukan yang menyampaikan pesan persatuan, harapan, dan kasih sayang.
Ia berharap jutaan penonton yang menyaksikan pertunjukan tersebut dapat ikut mendukung akses pendidikan bagi anak-anak di berbagai negara melalui FIFA Global Citizen Education Fund.
Dana Pendidikan Tembus Rp1 Triliun
Misi sosial yang diusung halftime show membuahkan hasil luar biasa. Dana yang berhasil dihimpun melalui FIFA Global Citizen Education Fund telah melampaui 60 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp1,07 triliun.
Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung akses pendidikan bagi anak-anak di berbagai belahan dunia. Dengan demikian, penampilan BTS dan para musisi dunia tidak hanya menjadi hiburan spektakuler, tetapi juga membawa dampak nyata bagi masa depan jutaan anak.
Kehadiran BTS di panggung Final Piala Dunia 2026 pun kembali membuktikan bahwa musik mampu menjadi jembatan yang menyatukan berbagai budaya sekaligus menggerakkan aksi kemanusiaan di tingkat global.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!