Perseteruan Kendrick Lamar dan Drake Berujung Gugatan, Universal Ajukan Permohonan untuk Pembatalan
JAKARTA, GENVOICE.ID - Universal Music Group (UMG) mengajukan permohonan kepada pengadilan untuk membatalkan gugatan pencemaran nama baik yang diajukan oleh rapper Drake. UMG menyatakan bahwa gugatan tersebut tidak berdasar dan merupakan upaya yang salah arah setelah Drake kalah dalam perseteruan musik dengan Kendrick Lamar.
Dalam dokumen yang diajukan ke Pengadilan Distrik Selatan New York pada Senin, UMG, yang menaungi kedua musisi tersebut, mengklaim bahwa Drake secara sukarela terlibat dalam perseteruan musik dengan Lamar, tetapi kini berusaha menuntut label rekamannya sendiri.
"Alih-alih menerima hasilnya dengan tenang, dia justru mengajukan gugatan yang sepenuhnya tidak memiliki dasar hukum dan seharusnya dibatalkan secara permanen," demikian pernyataan dari Universal.
Perseteruan antara Drake dan Kendrick Lamar mencapai puncaknya pada 2024 dengan serangkaian lagu sindiran yang saling dilontarkan. Lagu "Not Like Us" yang dirilis Lamar pada 4 Mei menjadi sorotan karena menampilkan lirik yang menuduh Drake sebagai pedofil. Lagu ini mendapat respons luas, mencapai puncak tangga lagu Billboard Global 200, serta memenangkan penghargaan Record dan Song of the Year di Grammy 2025.
Pada Januari 2025, Drake menggugat UMG dengan tuduhan pencemaran nama baik dan pelecehan. Ia menuduh label rekaman tersebut telah "mendukung, menerbitkan, dan mempromosikan" lagu "Not Like Us" sebagai bagian dari strategi untuk menciptakan kontroversi. Dalam gugatannya, Drake juga menyebut bahwa sampul lagu tersebut menampilkan gambar rumahnya di Toronto dengan tanda serupa yang digunakan untuk menandai rumah pelaku kejahatan seksual. Selain itu, ia merujuk pada insiden penembakan di luar rumahnya beberapa hari setelah lagu dirilis, yang melukai seorang penjaga keamanan, serta beberapa upaya penyusupan ke propertinya.
Dalam permohonannya untuk membatalkan gugatan, Universal menyatakan bahwa lagu "Not Like Us" bukan merupakan pernyataan fakta, melainkan bagian dari gaya artistik yang umum dalam lagu sindiran (diss track). UMG juga menegaskan bahwa Drake sendiri telah menggunakan label rekaman tersebut untuk mempromosikan lagu sindiran miliknya terhadap Lamar dan artis lain.
Universal menyebut bahwa genre diss track secara historis penuh dengan lirik yang hiperbolis dan provokatif, serta menekankan bahwa mengizinkan gugatan ini berlanjut dapat memberikan dampak negatif terhadap kebebasan berekspresi dalam musik rap. Selain itu, UMG merujuk pada fakta bahwa Drake sebelumnya pernah menandatangani petisi yang menentang penggunaan lirik rap sebagai bukti hukum, dengan alasan bahwa lirik dalam musik adalah bagian dari ekspresi kreatif dan bukan fakta yang dapat dipakai dalam pengadilan.
"Drake sebelumnya mengakui bahwa lirik rap adalah hasil dari visi dan imajinasi seniman. Pernyataan itu benar saat itu, dan tetap berlaku sekarang," kata pihak Universal dalam dokumen pengadilan.
UMG juga membantah bahwa promosi lagu "Not Like Us" mengarah pada pelecehan terhadap Drake. Mereka berpendapat bahwa rapper tersebut mencoba mengartikan metafora dalam lirik sebagai ajakan untuk melakukan kekerasan.
Menanggapi permohonan Universal, pengacara Drake, Michael J. Gottlieb, memberikan pernyataan kepada Variety. Ia menyebut langkah UMG sebagai "upaya untuk menghindari tanggung jawab atas penyebaran informasi berbahaya yang telah berujung pada kekerasan."
"Universal ingin menggambarkan ini sebagai sekadar perseteruan musik untuk mengalihkan perhatian dari kenyataan bahwa mereka telah mengambil keuntungan dari kontroversi ini. Kami yakin kasus ini akan terus berlanjut dan mengungkap sejarah panjang UMG dalam mengeksploitasi serta membahayakan artis-artisnya," ujar Gottlieb.
Saat ini, pengadilan masih mempertimbangkan permohonan dari Universal untuk membatalkan gugatan tersebut.
0 Comments





- Aljazair dan Slovenia Perkuat Kerja Sama Antariksa dengan Kemitraan SkyLabs
- James Cameron Ungkap Durasi Film "Avatar: Fire and Ash" Lebih Panjang dari Film Sebelumnya
- Kemenangan Barcelona atas Real Sociedad Ditandai Gol Perdana Gerard Martín dan Marc Casadó
- Bayern Munich Tarik Tawaran Kontrak, Masa Depan Joshua Kimmich Tidak Pasti
- Aktor Nick Frost Akan Perankan Karakter Hagrid di Serial "Harry Potter" Terbaru dari HBO
- WhatsApp Akan Memungkinkan Pengguna Menghubungkan Akun Media Sosial ke Profil Mereka
- Ilmuwan Asal Inggris Kembangkan Teknologi VR untuk Atasi Ketakutan Berbicara di Depan Umum
- Tips Kuliah Efektif agar Tidak Terlambat Lulus
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!