Ini Klarifikasi Pihak Sarwendah Soal Isu Debt Collector yang Bergeser ke Masalah Anak dan Nafkah
JAKARTA, GENVOICE.ID - Pihak Sarwendah akhirnya angkat suara soal kisruh yang belakangan memanas dengan mantan suaminya, Ruben Onsu.
Keributan ini sebenarnya bermula dari satu hal sederhana, yakni kedatangan debt collector ke rumah Sarwendah untuk menagih pembayaran mobil milik Ruben. Namun yang terjadi kemudian justru membuat pihak Sarwendah tercengang, karena isu tersebut tiba-tiba melebar ke urusan anak dan nafkah.
Melalui kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, Sarwendah mengaku tidak habis pikir bagaimana persoalan yang awalnya murni soal keamanan rumah justru bergeser menjadi isu personal yang jauh dari konteks. Chris mengatakan bahwa mereka sejak awal hanya ingin memastikan para penagih utang tidak lagi datang ke rumah Sarwendah, mengingat di sana ada anak-anak yang bisa terganggu secara psikologis jika menyaksikan peristiwa semacam itu.
Chris menuturkan bahwa pernyataan yang mereka sampaikan ke media sebenarnya sangat spesifik, tanpa maksud menyindir atau menyerang pihak mana pun. Namun, ketika kuasa hukum Ruben Onsu, Minola, menanggapi isu tersebut dengan membawa-bawa hal lain di luar topik debt collector, pihak Sarwendah merasa bahwa fokus masalah tiba-tiba ditarik terlalu jauh. Chris bahkan menegaskan bahwa interpretasi itu sepenuhnya datang dari pihak lain, bukan dari apa yang ia dan kliennya maksudkan.
Menurut Chris, yang paling dikhawatirkan Sarwendah hanyalah keselamatan dan kenyamanan anak-anaknya di rumah. Karena itu, ia menyayangkan jika niat melindungi anak justru dipelintir menjadi isu yang menambah panas situasi. Meski begitu, pihak Sarwendah tetap menekankan bahwa mereka tidak ingin konflik ini berkepanjangan. Chris menyampaikan bahwa mereka membuka pintu dialog dan berharap bisa duduk bersama dengan pihak Ruben Onsu agar persoalan ini bisa diselesaikan tanpa drama yang berlarut-larut.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!