Celtic dan Napoli Berebut Jamie Vardy, Perebutan Striker Gaek di Bursa Transfer Musim Panas 2025

Celtic dan Napoli Berebut Jamie Vardy, Perebutan Striker Gaek di Bursa Transfer Musim Panas 2025
- (Dok. Instagram/lcfc).

JAKARTA, GENVOICE.ID -Penyerang veteran asal Inggris, Jamie Vardy, menjadi incaran dua klub elite Eropa, Celtic dari Liga Skotlandia dan Napoli dari Serie A Italia pada bursa transfer musim panas 2025. Vardy kini berstatus bebas agen setelah memutuskan tidak memperpanjang kontraknya bersama Leicester City, klub yang telah dibelanya selama 13 musim.

Status Bebas Agen dan Daya Tarik Vardy

Sky Sports melaporkan bahwa Vardy resmi meninggalkan Leicester City di akhir musim 2024/2025⁽¹⁾. Meski sudah berusia 38 tahun, Vardy tetap menarik minat klub-klub besar berkat rekam jejak impresifnya: 500 penampilan, 200 gol, dan 71 assist selama membela The Foxes. Ia juga dikenal sebagai sosok penting dalam sejarah Leicester, membawa klub tersebut menjuarai Premier League (2016), Piala FA (2021), dan Community Shield (2022).

Celtic vs Napoli: Duel Dua Juara Liga

Napoli mempertimbangkan Vardy sebagai pengganti Romelu Lukaku yang mengalami cedera paha dan diperkirakan absen panjang. Sementara itu, Celtic memiliki keunggulan emosional karena ditangani Brendan Rodgers, mantan pelatih Leicester yang pernah bekerja sama erat dengan Vardy antara 2019-2023. Koneksi personal ini diyakini bisa menjadi faktor penentu dalam keputusan Vardy, yang disebut memiliki "heart set" untuk bergabung dengan Celtic.

Minat dari Klub Lain

Selain Celtic dan Napoli, Vardy juga sempat dikaitkan dengan klub Liga Spanyol seperti Valencia dan beberapa tim dari Liga Arab Saudi. Namun, belum ada perkembangan konkret dari kedua pihak. Spekulasi sempat meningkat setelah unggahan sang istri, Rebekah Vardy, yang menunjukkan anak-anak mereka mengenakan jersey Inter Miami. Meski begitu, rumor kepindahan ke MLS telah dibantah oleh sumber dekat klub.

Pengaruh Vardy di Lapangan dan Ruang Ganti

Meski usianya tak lagi muda, Vardy tetap dinilai sebagai striker berkelas dengan mentalitas juara dan kebugaran yang terjaga. Musim lalu, ia masih mampu mencetak 9 gol di Premier League meski Leicester terdegradasi. Kehadirannya diyakini bisa memberikan dampak besar, baik di lapangan maupun sebagai mentor bagi pemain muda seperti Adam Idah di Celtic

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE