Bojan Hodak Murka Gol Menit 94 Sebut Kekalahan Persib dari Persijap Akibat 'Gol Bodoh'

Bojan Hodak Murka Gol Menit 94 Sebut Kekalahan Persib dari Persijap Akibat 'Gol Bodoh'
- (Dok. Antara).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya tumbang secara dramatis dari Persijap Jepara dalam lanjutan Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Persib kalah 1-2 usai kebobolan di menit ke-94 lewat gol pemain pengganti, Sudi Abdallah.

Hodak dengan tegas menyebut bahwa gol kedua yang bersarang ke gawang Persib adalah bentuk kebodohan yang tak seharusnya terjadi di level kompetisi tertinggi.

"Pertama-tama saya ingin mengucapkan selamat kepada Persijap yang telah menang. Stadion yang bagus, suasana yang baik, semuanya baik. Kami telah melakukan terlalu banyak kesalahan, terlalu banyak situasi yang perlu diperbaiki," ujar Hodak, dikutip dariAntara,Selasa, (19/8).

"Jika Anda ingin menang, Anda tidak bisa membiarkan gol kedua yang bodoh itu terjadi. Setelah kami menyamakan kedudukan, tidak ada kata-kata tepat untuk menjelaskan bagaimana gol kedua yang bodoh itu bisa terjadi," tegas pelatih asal Kroasia tersebut.

Pada laga itu, Persijap lebih dulu memimpin lewat gol Carlos Franca di menit ke-70. Persib sebenarnya sempat membuka harapan meraih satu poin ketika mendapatkan hadiah penalti di menit ke-92. Uilliam Barros yang dilanggar oleh kiper Rodrigo Moura mengambil sendiri eksekusinya dan sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Namun hanya dua menit berselang, gawang Persib kembali jebol usai kegagalan koordinasi lini belakang dimanfaatkan dengan baik oleh Sudi Abdallah yang baru masuk dari bangku cadangan.

Hodak juga membela Uilliam Barros yang sempat disorot karena inkonsistensinya sejak awal musim. Menurutnya, performa naik turun adalah hal yang wajar mengingat skuad Persib mengalami banyak perubahan.

"Ini bukan hanya mengenai Uilliam. Saya telah katakan bahwa kami melakukan perubahan sebelum musim dimulai. Kami mengganti 14 pemain dan mereka perlu waktu untuk beradaptasi serta memahami satu sama lain," jelasnya.

"Maka pada beberapa pertandingan ia bisa tampil fantastis, di pertandingan lain mungkin tampil buruk. Itu normal, itu adalah bentuk ketidak konsistenan. Akan ada pertandingan di mana ia bisa tampil sangat baik," tambah Hodak.

Gelandang muda Persib, Beckham Putra, juga tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya. Ia menyesalkan hasil akhir yang mengejutkan tersebut.

"Saya masih berharap untuk menang. Saya sangat menyayangkan hasil hari ini karena kami tidak berharap untuk kalah. Semoga dengan kekalahan ini kami bisa meningkatkan kemampuan kami," ujar Beckham.

Akibat kekalahan ini, Persib yang berstatus juara bertahan harus tertahan di posisi ketujuh klasemen sementara dengan koleksi tiga poin dari dua pertandingan. Maung Bandung selanjutnya akan bertandang ke markas PSIM Yogyakarta pada Minggu 24 Agustus dalam laga pekan ketiga.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE