Christian Pulisic Terancam Absen, Amerika Serikat Hadapi Laga Krusial Lawan Australia

Christian Pulisic Terancam Absen, Amerika Serikat Hadapi Laga Krusial Lawan Australia
- (Dok. AP Photo).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Amerika Serikat bersiap menghadapi salah satu pertandingan paling penting di fase grup Piala Dunia 2026. Mereka dijadwalkan bertemu Australia dalam duel yang bisa menentukan siapa yang berhak finis sebagai juara grup sekaligus mendapatkan jalur yang lebih menguntungkan menuju babak gugur.

Namun, jelang laga tersebut, perhatian justru tertuju pada kondisi Christian Pulisic. Bintang utama Amerika Serikat itu masih belum dipastikan bisa turun ke lapangan setelah mengalami cedera pada pertandingan pertama. Situasi ini membuat tim pelatih harus menyiapkan beberapa skenario jika sang winger akhirnya benar-benar tidak bisa dimainkan.

Absennya Pulisic tentu bukan kabar baik. Perannya selama ini menjadi salah satu kunci permainan tim asuhan Mauricio Pochettino, terutama dalam membangun serangan dari sisi sayap. Karena itu, keputusan mengenai kondisi sang pemain dipastikan akan menjadi salah satu penentuan terbesar sebelum pertandingan dimulai.

Di sisi lain, Australia juga datang dengan modal yang sangat positif usai memenangi laga pembuka. Artinya, pertandingan nanti diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama mengincar tiga poin untuk menguasai puncak klasemen grup.

Cedera Pulisic masih dipantau

Masalah bermula saat Pulisic mendapat tekel keras dari pemain Paraguay pada pertandingan pertama. Cedera di bagian betis kiri membuatnya harus mengakhiri pertandingan lebih cepat setelah ditarik keluar ketika jeda babak pertama.

Sejak Pulisic meninggalkan lapangan, permainan Amerika Serikat terlihat mengalami penurunan. Paraguay bahkan mampu memperkecil ketertinggalan setelah pergantian tersebut.

Pentingnya peran Pulisic juga diakui oleh rekan setimnya, Sergino Dest.

"Christian adalah pemain yang sangat penting bagi kami. Dia bisa sangat berbahaya di sisi sayap," ujar Dest.

Sepanjang pekan ini, Pulisic belum mengikuti latihan penuh bersama skuad. Ia masih menjalani program latihan terpisah sambil menunggu perkembangan kondisinya.

Pochettino belum mau ambil risiko

Pelatih Mauricio Pochettino mengungkapkan bahwa kondisi Pulisic sebenarnya terus menunjukkan perkembangan positif. Meski begitu, tim pelatih memilih bersikap hati-hati agar cedera yang dialami tidak semakin parah.

"Dia terus berkembang. Kondisinya jauh lebih baik dibanding Jumat. Kita lihat nanti," kata Pochettino.

Ia juga memberi gambaran bahwa jika Pulisic belum siap menghadapi Australia, kemungkinan besar sang pemain sudah bisa kembali untuk pertandingan berikutnya.

"Saat ini, kami berpikir jika dia tidak tersedia untuk Jumat, dia akan tersedia untuk pertandingan berikutnya. Dia berusaha sangat keras agar siap bermain."

Apabila Pulisic benar-benar absen, Brenden Aaronson disebut menjadi kandidat terkuat untuk mengisi posisi di sisi kiri serangan.

Aaronson sendiri mengaku siap jika dipercaya tampil sejak awal pertandingan.

"Saya selalu siap bermain. Semoga Christian siap untuk pertandingan ini karena dia pemain penting bagi kami, dan kami benar-benar ingin dia berada di sana," kata Aaronson.

Australia siap memberi ujian berat

Meski fokus tertuju pada kondisi Pulisic, Amerika Serikat juga tidak boleh meremehkan kekuatan Australia. Lawan mereka datang dengan rasa percaya diri tinggi setelah sukses mengalahkan Turki 2-0 pada pertandingan pertama.

Selain itu, Australia diperkuat sejumlah pemain yang sudah berpengalaman tampil di kompetisi elite Eropa sehingga diyakini mampu memberikan perlawanan sengit.

Weston McKennie bahkan memprediksi laga nanti akan berlangsung keras karena Australia dikenal memiliki permainan yang mengandalkan kekuatan fisik.

"Mereka tim yang sangat fisik. Mereka memiliki pemain-pemain kuat di lini belakang dan kecepatan untuk melakukan serangan balik," kata McKennie.

Ia pun memperkirakan duel tersebut tidak akan berjalan mudah bagi Amerika Serikat.

"Ini akan menjadi pertarungan yang berat dan keras."

Dengan atau tanpa Christian Pulisic, Amerika Serikat tetap memburu kemenangan demi mengamankan posisi puncak grup. Namun, jika sang bintang berhasil pulih tepat waktu, kehadirannya diyakini bisa menjadi pembeda dalam pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit hingga peluit akhir.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE