Masih 12 Tahun Kelakuannya Kaya Serial Killer! Diduga Pengaruh Game dan Anime, Bocah Kecil Ini Tusuk Ibunya 26 Kali

Masih 12 Tahun Kelakuannya Kaya Serial Killer! Diduga Pengaruh Game dan Anime, Bocah Kecil Ini Tusuk Ibunya 26 Kali
ilustrasi pembunuhan - (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Seorang bocah perempuan berusia 12 tahun tega menghabisi ibunya sendiri dengan menusuk sebanyak 26 kali saat sedang tertidur pulas di rumahnya yang bertepatan di Jalan Dwikora, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, pada Rabu (10/12/2025).

Hal bengis tersebut diduga akibat pengaruh dari gim online serta tontonan si kecil. Dilansir dari akun instagram bernama @syafruddintowajo, pelaku sering menonton film Detective Conan yang berisikan tentang pembunuhan.

Selain itu, alasan putri bengis tersebut berani melakukan tindakan yang di luar nalar seumuran dirinya adalah karena ibunya kerapkali memarahi dirinya untuk berhenti main gim. Alasan tersebut diungkapkan saat konferensi pers yang diadakan oleh Polrestabes Medan yang dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolrestabes Medan AKBP Rudy Silaen, S.H., S.I.K., M.I.Kom., serta Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto, S.E., S.I.K., S.H., M.I.K

Dari pengakuan pelaku, dirinya mengaku tidak suka atas tindakan sang ibu yang menghapus gim kesukaannya. Pelaku juga menambahkan bahwa dirinya kesal karena ibunya sering memukuli kakaknya dan sering marah-marah.

Korban sedang tidur pulas bersama pelaku di lantai satu rumahnya. Dikatakan pelaku pada mulanya terbangun dan bergegas ke kamar mandi serta ke dapur untuk mengambil pisau yang digunakan untuk membunuh ibu kandungnya tersebut. Sementara itu, setelah berhasil menikam beberapa tusukan kepada korban, badan korban menimpa kakaknya yang juga sedang tertidur lelap di kasur bawah.

"Pada saat kejadian, korban tidur satu kamar dengan kedua anaknya di lantai satu. Posisi korban berada di kasur bagian atas, sementara AL dan kakaknya tidur di kasur bawah. Berdasarkan keterangan kakak korban, dirinya terbangun karena tubuh korban terjatuh dan menimpanya," tuturnya.

Setelah si kakak melihat peristiwa sadis itu, ia langsung mengambil alih pisau yang digenggam oleh pelaku, dan sempat terjadi adegan tarik menarik antara dirinya dengan pelaku yang juga adiknya sendiri.

"Keterangan kakak korban bersesuaian dengan keterangan ayahnya. Setelah turun ke lantai satu, mereka mendapati korban masih dalam kondisi hidup, lalu segera menghubungi pihak rumah sakit dan menyenderkan tubuh korban ke lemari," ucapnya.

Kepala keluarga yang juga sedang beristirahat kaget melihat kejadian yang menimpa keluarganya. Suami korban langsung memanggil ambulans. Namun naas, nyawa dari korban tersebut sudah tidak tertolong akibat tusukan yang bertubi-tubi dilontarkan kepada dirinya. Korban meninggal dunia di tempat diduga karena kehabisan darah.

Kapolrestabes Medan menegaskan, pengungkapan kasus ini didukung dengan alat bukti yang kuat, termasuk keterangan saksi, hasil forensik, serta rekaman CCTV.

"Perlu kami sampaikan secara terang benderang, seluruh bukti yang diperoleh penyidik didasarkan pada digital forensik dan metode ilmiah lainnya, sehingga peristiwa ini menjadi jelas dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum," tegasnya.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE