Dua Orang yang Dikira Hilang Usai Demo Jakarta Ternyata Kabur Demi Mandiri!

Dua Orang yang Dikira Hilang Usai Demo Jakarta Ternyata Kabur Demi Mandiri!
- (Dok. ANTARA).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, sempat heboh kabar soal beberapa orang yang disebut hilang setelah aksi demonstrasi di Jakarta. Publik menduga mereka jadi korban penculikan atau bahkan dikaitkan dengan isu pelanggaran HAM. Tapi ternyata, dua dari orang yang dilaporkan itu justru memilih pergi dengan alasan ingin hidup mandiri.

Dilansir dari ANTARA, polisi memastikan hal ini setelah berkomunikasi langsung dengan salah satu yang dilaporkan hilang, Bima. Menurut keterangan pihak Polda Metro Jaya, Bima sendiri yang memutuskan meninggalkan rumah sejak 1 September 2025. Awalnya ia naik motor menuju Malang, tapi sempat menjual kendaraannya di Tegal sebelum lanjut perjalanan dengan kereta api. Di Malang, ia bertahan hidup dengan menjual mainan barongsai di sebuah klenteng di kawasan Kotalama.

Sementara itu, kasus serupa juga dialami Eko. Berbeda dengan Bima, Eko nekat merantau ke Kalimantan Tengah. Di sana ia bergabung dengan kapal penangkap ikan buat mencari nafkah. Menurut Kombes Pol. Roberto GM Pasaribu, alasan Eko sederhana, ia ingin bekerja dan membiayai hidupnya sendiri tanpa bergantung pada keluarga.

Cerita soal Eko sempat bikin bingung keluarganya. Ibunya melaporkan kehilangan putranya ke Polsek Cempaka Putih pada 3 September 2025. Sehari kemudian, laporan tambahan juga masuk lewat KontraS. Namun pada 8 September, Eko berhasil menghubungi sang ibu dan meminta laporan pencarian dicabut. Meski begitu, karena komunikasi sempat terputus lagi, ibunya kembali membuat laporan tambahan di Polsek Johar Baru pada 10 September.

Akhirnya pada 16 September 2025, Eko kembali memberi kabar. Polisi pun langsung menelusuri informasi itu dan pada 17 September berhasil mempertemukan Eko dengan keluarganya. Setelah itu, laporan kehilangan resmi dicabut.

KontraS sendiri sebelumnya merilis daftar ada empat orang yang hilang pascademo, yaitu Eko Purnomo, Bima Permana Putra, Reno Syachputra Dewo, dan Muhammad Farhan Hamid. Dari empat nama itu, dua orang sudah berhasil ditemukan, sementara dua lainnya masih dalam pencarian.

Kasus ini membuktikan kalau rumor di publik nggak selalu sesuai fakta. Dugaan penculikan ternyata berubah jadi cerita soal anak muda yang pengin mandiri. Meski begitu, pihak kepolisian masih terus menelusuri keberadaan dua nama lainnya yang belum ditemukan.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE