Hilal Ngumpet Lagi! Netizen Ikut Sidang Isbat Dadakan

Hilal Ngumpet Lagi! Netizen Ikut Sidang Isbat Dadakan
- (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID -  Fenomena klasik jelang Ramadan kembali terulang. Saat para ahli falak sibuk menghitung posisi bulan dan tim rukyatul hilal menyiapkan teleskop, jagat percakapan digital justru sudah lebih dulu “sidang isbat”. Grup WhatsApp keluarga, kantor, sampai alumni mendadak ramai. Topiknya satu: “Besok puasa nggak sih?”

Di Indonesia, penentuan awal Ramadan memang bukan perkara tebak-tebakan. Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar Sidang Isbat dengan menggabungkan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan langsung). Sementara itu, masyarakat awam menjalani tradisi yang tak kalah sakral: saling kirim broadcast yang isinya kadang lebih cepat dari pengumuman resmi.

Tahun ini, hilal di sejumlah wilayah dilaporkan masih berada di bawah ufuk. Artinya, secara teori bulan sabit tipis itu belum memenuhi kriteria visibilitas. Tapi seperti biasa, logika astronomi harus bersaing dengan logika netizen. Ada yang sudah siap sahur, ada yang masih ragu-ragu, ada pula yang fokus memastikan kolak pisang tetap aman tersedia.

Menariknya, momen pemantauan hilal juga menghadirkan cerita baru. Kawasan Ibu Kota Nusantara untuk pertama kalinya ikut menjadi titik pengamatan. Sebuah langkah simbolis bahwa ibu kota masa depan pun siap ambil bagian dalam agenda keagamaan nasional. Hilalnya mungkin belum terlihat, tapi sejarah sudah sempat tercatat.

Di sisi lain, perbedaan awal puasa dengan negara lain seperti Arab Saudi kembali jadi bahan obrolan. Ada yang membandingkan, ada yang santai, ada yang menyimpulkan bijak: yang penting niatnya sama, ibadahnya jalan.

Pada akhirnya, Sidang Isbat tetap menjadi rujukan utama. Keputusan resmi diumumkan, masyarakat pun mengikuti. Grup WhatsApp yang tadinya panas perlahan adem, berganti ucapan “Marhaban ya Ramadan” dan foto menu sahur pertama.

Karena di negeri ini, hilal boleh saja belum tampak, tapi antusiasme menyambut Ramadan selalu muncul lebih dulu.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE