Volkswagen dan Xpeng Bikin Gebrakan Besar! Mobil Bensin Juga Akan Dilengkapi Teknologi Canggih ala Mobil Listrik!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kolaborasi strategis antara Volkswagen Group (China) dan Xpeng kini memasuki babak baru yang mengejutkan setelah kedua perusahaan ini mengumumkan ekspansi besar-besaran ke arsitektur elektronik regional canggih yang dikenal sebagai China Electronic Architecture (CEA).
Dilansir dari CarNewsChina pada Sabtu (16/8), CEA tidak hanya akan digunakan untuk mobil listrik yang dikembangkan secara lokal, tapi juga akan diterapkan ke mobil bensin dan hibrida buatan Volkswagen di Tiongkok mulai tahun 2027. Langkah ini secara drastis akan mengubah cara kerja dan pengalaman pengguna di mobil konvensional.
CEA merupakan platform komputasi terpusat dengan performa tinggi yang dirancang untuk mendukung teknologi ADAS (sistem bantuan pengemudi tingkat lanjut) dan integrasi asisten AI cerdas dalam kendaraan. Sistem ini juga memungkinkan pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA) secara cepat dan stabil ke seluruh bagian mobil, sebuah fitur yang selama ini lebih umum ditemukan di kendaraan listrik premium.
Keunggulan CEA juga terletak pada kemampuannya untuk mengurangi jumlah unit kontrol elektronik (ECU) yang kompleks. Hal ini membuat sistem kendaraan menjadi lebih sederhana, lebih ramah lingkungan, dan lebih mudah dirawat dalam jangka panjang. Selain itu, pendekatan berbasis perangkat lunak ini juga menjadikan mobil lebih fleksibel terhadap pembaruan teknologi di masa depan.
CEO Volkswagen Group (China), Ralf Brandstätter, menekankan bahwa teknologi tidak boleh eksklusif hanya untuk satu jenis mesin.
"Memperluas CEA ke seluruh lini kendaraan berbahan bakar kami akan semakin memperkuat posisi teknologi kami di segmen mobil konvensional," jelasnya.
Ia juga menyebut strategi ini sebagai langkah penting dalam mengoptimalkan biaya produksi sekaligus memberikan konsumen pilihan model yang lebih cerdas dan inovatif tanpa harus beralih ke mobil listrik sepenuhnya.
CEO Xpeng, He Xiaopeng, menyebut kerja sama ini sebagai tonggak sejarah baru setelah kesepakatan pengembangan bersama yang ditandatangani pada Juli 2024.
"Kemitraan ini mencerminkan kepercayaan jangka panjang kami dan komitmen kuat terhadap inovasi berkelanjutan dalam teknologi kendaraan pintar," ujar Xiaopeng.
Menariknya, model-model lokal Volkswagen berbasis platform MQB yang menggunakan bahan bakar bensin tetap menunjukkan daya tarik tinggi di pasar Tiongkok, terutama berkat fitur ADAS dan kokpit pintar yang telah disematkan. Bahkan pada tahun 2024, Volkswagen berhasil mengirimkan lebih dari dua juta kendaraan ke Tiongkok, dengan sekitar 90 persen di antaranya adalah mobil bensin.
Ekspansi teknologi CEA ini dinilai akan memperkuat skala produksi, mempertahankan profitabilitas dari mesin konvensional, dan mempertajam keunggulan kompetitif Volkswagen dan Xpeng, baik dari sisi teknologi maupun efisiensi biaya.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!