Peneliti Temukan Pil Baru untuk Hipertensi, Disebut Bisa Bantu Jutaan Pasien di Dunia

Obat baru bernama baxdrostat disebut mampu membantu menurunkan tekanan darah tinggi yang sulit dikontrol.

Peneliti Temukan Pil Baru untuk Hipertensi, Disebut Bisa Bantu Jutaan Pasien di Dunia
Ilustrasi Alat Pengukur Tekanan Darah - (Dok. Shutterstock).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Penelitian terbaru soal obat tekanan darah tinggi mulai menarik perhatian publik setelah hasilnya dinilai cukup menjanjikan. Obat baru bernama baxdrostat disebut mampu membantu menurunkan tekanan darah pada pasien yang selama ini sulit dikontrol dengan pengobatan biasa.

Baxdrostat merupakan obat eksperimental yang bekerja dengan menghambat hormon aldosteron di dalam tubuh. Hormon tersebut diketahui memiliki peran penting dalam mengatur tekanan darah dan keseimbangan cairan, namun jika jumlahnya terlalu tinggi dapat memicu hipertensi yang sulit ditangani.

Dalam penelitian terbaru, baxdrostat diuji pada pasien dengan penyakit ginjal kronis yang juga mengalami tekanan darah tinggi. Banyak pasien dalam studi tersebut diketahui sudah mengonsumsi beberapa jenis obat hipertensi sebelumnya, tetapi tekanan darah mereka tetap tinggi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien yang mengonsumsi baxdrostat mengalami penurunan tekanan darah sistolik lebih baik dibanding pasien yang menerima plasebo. Selain membantu menurunkan tekanan darah, obat ini juga disebut berpotensi membantu melindungi fungsi ginjal.

Para peneliti menemukan adanya penurunan kadar albumin dalam urine pasien yang mengonsumsi baxdrostat. Albumin dalam urine biasanya menjadi tanda adanya gangguan ginjal sekaligus meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

Penelitian tersebut melibatkan hampir 200 peserta dengan rata-rata usia sekitar 66 tahun. Seluruh peserta menjalani pengobatan selama beberapa bulan untuk melihat efektivitas dan keamanan obat baru tersebut.

Baxdrostat diberikan dalam beberapa dosis berbeda kepada para peserta penelitian. Hasil akhirnya menunjukkan pasien yang mendapatkan baxdrostat mengalami perbaikan tekanan darah yang lebih signifikan dibanding kelompok plasebo.

Selain hasil yang dinilai positif, para peneliti juga tetap memantau efek samping dari penggunaan baxdrostat. Salah satu efek yang paling sering ditemukan adalah peningkatan kadar kalium dalam darah, meski sebagian besar masih berada pada tingkat ringan hingga sedang.

Hipertensi memang menjadi salah satu masalah kesehatan paling umum di dunia saat ini. Jika tidak dikontrol dengan baik, tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko stroke, gagal ginjal, hingga penyakit jantung serius.

Para ahli menilai baxdrostat berpotensi menjadi pilihan baru dalam pengobatan hipertensi modern. Apalagi banyak pasien yang selama ini kesulitan menurunkan tekanan darah meski sudah rutin minum obat setiap hari.

Meski begitu, baxdrostat masih membutuhkan penelitian lanjutan sebelum benar-benar bisa digunakan secara luas. Saat ini, obat tersebut masih berada dalam tahap pengembangan dan pengujian klinis lebih lanjut.

A

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE