Liburan Sekolah 2025, Ratusan Ribu Lebih Penumpang Serbu Kereta Api di Cirebon, Okupansi Tembus 258 Persen!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Liburan sekolah tahun 2025 menjadi momen melonjaknya antusiasme masyarakat terhadap transportasi kereta ap, PT KAI Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mencatat total 326.709 penumpang menggunakan jasa kereta api sejak 22 Juni hingga 13 Juli 2025, menandakan lonjakan signifikan dalam mobilitas masyarakat selama musim libur.
Dilansir dari Antara, Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyampaikan bahwa dari total tersebut, sebanyak 165.350 penumpang berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 3, dengan rata-rata 7.516 orang per hari. Sementara itu, 161.359 penumpang tercatat tiba, atau sekitar 7.335 orang per hari.
Stasiun Cirebon menjadi titik keberangkatan dan kedatangan paling padat, dengan 66.179 penumpang berangkat (rata-rata 3.033 per hari) dan 67.097 penumpang datang (rata-rata 3.087 per hari). Disusul oleh Stasiun Cirebonprujakan dengan 26.065 penumpang berangkat dan 25.051 penumpang tiba selama periode yang sama.
Muhib menjelaskan, selain karena momen libur sekolah, lonjakan penumpang ini juga didorong oleh adanya promo tarif khusus yang masih berlaku hingga 31 Juli 2025. Promo tersebut mencakup diskon 30 persen untuk KA ekonomi non-subsidi, serta diskon 10 persen untuk KA kelas eksekutif yang berlaku untuk keberangkatan dan kedatangan di Stasiun Cirebon.
"Promo ini berhasil menarik antusiasme tinggi masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta api. Kami mengapresiasi kepercayaan pelanggan yang menjadikan kereta api sebagai moda transportasi andalan," ujar Muhib.
Tidak hanya arus keberangkatan dan kedatangan yang meningkat, kereta api milik Daop 3 Cirebon juga mengalami lonjakan signifikan dalam penjualan tiket. Dari 9 kereta api yang dioperasikan, tersedia 99.832 tiket selama masa libur. Namun, hingga pertengahan Juli, telah terjual 126.711 tiket, atau okupansi rata-rata 127 persen.
Puncak okupansi terjadi pada KA Ranggajati rute Cirebon - Jember, yang mencatat okupansi mencengangkan sebesar 258 persen.
Untuk mendukung kenyamanan perjalanan, Muhib mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan jauh-jauh hari dan memanfaatkan layanan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun mitra resmi lainnya.
Kini, pelanggan juga bisa membeli tiket hingga 30 menit sebelum keberangkatan untuk perjalanan antar kota, memberikan fleksibilitas bagi penumpang yang bepergian secara mendadak.
Tidak hanya itu, fasilitas face recognition di Stasiun Cirebonkejaksan dan Stasiun Cirebonprujakan juga mulai dioptimalkan. Teknologi ini memungkinkan penumpang untuk boarding tanpa perlu menunjukkan KTP dan boarding pass, sehingga menghemat waktu dan mengurangi antrean.
"Kami terus berkomitmen menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu. Kepercayaan pelanggan menjadi semangat kami untuk terus berinovasi," tutup Muhib.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!