Film Terbaik Oscar 2026 Jatuh Ke Tangan One Battle After Another, Intip Daftar Piala yang Diborong

Film Terbaik Oscar 2026 Jatuh Ke Tangan One Battle After Another, Intip Daftar Piala yang Diborong
- (Dok. IMDb).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gebrakan besar baru saja terjadi di panggung paling bergengsi bagi insan perfilman dunia, Academy Awards ke-98. Dalam acara yang digelar di Dolby Theater, Los Angeles, Amerika Serikat pada Senin, 16 Maret 2026 waktu Indonesia, film berjudul One Battle After Another resmi dinobatkan sebagai Film Terbaik tahun ini.

Kemenangan ini tentu saja langsung bikin heboh para pecinta film di seluruh dunia, karena persaingan tahun ini bener-bener ketat dengan banyaknya judul film keren yang masuk nominasi. Sejak awal diumumkan, film action thriller ini memang sudah dijagokan banyak kritikus, tapi tetap saja momen kemenangan ini terasa sangat emosional bagi seluruh tim produksi.

Atmosfer di dalam gedung langsung pecah saat judul film ini disebut sebagai penguasa tertinggi di ajang Oscar kali ini, membuktikan kalau kualitas penggarapan yang detail nggak akan pernah mengkhianati hasil.

Film yang disutradarai oleh tangan dingin Paul Thomas Anderson ini bener-bener jadi bintang utama malam itu. Secara keseluruhan, One Battle After Another sukses mengamankan enam piala Oscar dari total 13 nominasi yang mereka dapatkan.

Prestasi gemilang ini otomatis membuat mereka mengungguli pesaing terdekatnya, film Sinners, yang hanya mampu membawa pulang empat piala meskipun mengantongi 16 nominasi. Paul Thomas Anderson sendiri nggak cuma bangga timnya menang besar, tapi dia juga secara pribadi membawa pulang dua piala untuk kategori Sutradara Terbaik dan Penulis Skenario Adaptasi. Gelar skenario itu dia raih bersama rekan kolaborasinya, Thomas Pynchon.

"Kami bahagia menjadi bagian dari film ini," kata Paul dikutip BBC News pada Senin, 16 Maret 2026. Paul juga mengakui kalau tahun ini tantangannya berat banget karena banyak sekali film hebat yang meramaikan persaingan. Pria yang sudah menginjak usia 56 tahun ini memproduseri film tersebut bersama Sara Murphy dan mendiang Adam Somner.

Dalam pidatonya, dia sempat mengungkapkan betapa kerasnya perjuangan tim untuk sampai di titik ini. "Anda membuat seseorang harus bekerja keras untuk mendapatkan semua ini, dan saya mengapresiasinya," ucapnya.

Meskipun merajai kategori teknis dan utama, film yang bertabur bintang seperti Leonardo DiCaprio hingga Benicio del Toro ini tercatat cuma menang satu piala di kategori akting. Penghargaan itu diraih oleh aktor kawakan Sean Penn yang menang sebagai Pemeran Pembantu Pria Terbaik.

Sayangnya, ada momen yang agak canggung saat pengumuman karena Sean Penn berhalangan hadir. Alhasil, piala tersebut diterima oleh Kieran Culkin yang membacakan nominasi tersebut. "Sean Penn tidak bisa hadir, jadi saya yang mewakilinya untuk menerima penghargaan ini," ujar Kieran di atas panggung.

Selain piala-piala mentereng tadi, dua piala tambahan yang melengkapi kejayaan One Battle After Another adalah untuk kategori Editing Terbaik dan Casting Terbaik. Keberhasilan ini makin mengukuhkan posisi film yang juga dibintangi Regina Hall, Teyana Taylor, dan Chase Infiniti ini sebagai karya masterpiece di tahun 2026. Gimana menurut kalian, apakah film ini emang layak jadi yang terbaik atau kalian punya jagoan lain?

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE