Nur Fatwah Syok Rumah Suami Ditembak Saat Ikut Bimtek di Bali

Nur Fatwah Syok Rumah Suami Ditembak Saat Ikut Bimtek di Bali
- (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Nur Fatwah, akhirnya angkat bicara soal insiden penembakan yang menimpa rumah suaminya di Pekalongan.

Ia mengaku syok saat pertama kali menerima kabar tersebut.

Saat peristiwa terjadi, Nur Fatwah tengah berada di Bali untuk mengikuti kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) DPRD Jawa Tengah.

"Saya sendiri masih di Bali. Saya syok. Namanya tembakan, penembakan itu kan dilakukan orang yang benar-benar kejam," ujar Nur Fatwah, Senin (16/2).

Begitu mendapat informasi, ia langsung memutuskan kembali ke Pekalongan. Fatwah bersyukur karena insiden itu tidak menimbulkan korban luka.

"Alhamdulillah tidak ada yang terluka. Saat itu di rumah ada bapak, anak-anak saya, teman-temannya, serta ART," jelasnya.

Menurut Fatwah, selama ini ia tidak pernah merasa rumahnya menjadi target ancaman. Lingkungan rumah yang terbuka dan halaman luas membuat aktivitas keluar-masuk tamu sudah menjadi hal biasa.

"Halaman rumah kami luas. Banyak tamu datang, jadi kami tidak ada rasa curiga," katanya.

Ia menegaskan bahwa dirinya maupun sang suami tidak memiliki konflik pribadi dengan pihak mana pun. Fatwah menyebut suaminya dikenal sebagai pengusaha yang kerap membantu masyarakat.

"Kalau saya dan suami tidak ada permusuhan antarpribadi. Suami saya pengusaha sambil membela masyarakat yang tertindas," ungkapnya.

Ia juga menyinggung bahwa suaminya saat ini tengah mengawal sebuah kasus penculikan yang menimpa seorang penjual martabak. Namun Fatwah enggan berspekulasi lebih jauh terkait kemungkinan motif.

Menyikapi kejadian tersebut, Fatwah meminta aparat kepolisian segera mengungkap pelaku. Ia menilai aksi penembakan merupakan ancaman serius bagi keselamatan warga sekitar.

"Ini sudah membahayakan nyawa orang lain. Bukan hanya keluarga saya, tapi masyarakat sekitar juga jadi waswas," katanya.

Hingga kini, kasus penembakan tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE