10 Anime Ikonik yang Pernah Menemani Hari-Hari Anda, Ada Doraemon hingga Dragon Ball

Dari Petualangan Doraemon hingga Naruto, Mana Kartun Jepang yang Paling Sering Anda Tonton?

10 Anime Ikonik yang Pernah Menemani Hari-Hari Anda, Ada Doraemon hingga Dragon Ball
Anime Doraemon (kiri) dan Dragon Ball (kanan). - (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID -Popularitas animasi Jepang atau anime di Indonesia memang mengalami lonjakan yang sangat masif, terutama sejak era pandemi beberapa tahun lalu.

Namun, jauh sebelum platform digital menjamur, budaya menonton komik dan kartun Jepang sebenarnya telah berakar kuat di tanah air sejak dekade 1990-an melalui tayangan televisi lokal.

Bagi generasi yang tumbuh di era tersebut hingga awal tahun 2000-an, hari Minggu pagi identik dengan momen duduk manis di depan layar kaca demi menyaksikan petualangan para karakter fiksi favorit.

Mulai dari tontonan legendaris zaman dulu hingga judul modern yang kini membangkitkan memori masa muda, simak ulasan mengenai sepuluh anime ikonik yang sukses menjadi bagian tak terpisahkan dari masa kecil banyak orang Indonesia berikut ini.

1. Naruto

Kisah ini berfokus pada perjalanan hidup Naruto Uzumaki, seorang ninja yatim piatu dari Desa Konoha yang memiliki impian besar untuk menjadi seorang Hokage atau pemimpin tertinggi di desanya.

Walau pada awalnya ia dijauhi dan dikucilkan oleh masyarakat sekitar karena menyimpan sosok monster rubah ekor sembilan di dalam tubuhnya, Naruto tidak pernah menyerah. Lewat kerja keras, latihan yang tiada henti, serta nilai persahabatan yang kuat, ia berhasil membuktikan kemampuannya.

2. Attack on Titan

Anime ini menyuguhkan latar sebuah dunia distopia di mana umat manusia yang tersisa terpaksa mengisolasi diri di balik tiga lapis tembok raksasa. Hal tersebut dilakukan demi melindungi diri dari ancaman Titan, yakni makhluk berwujud raksasa misterius yang gemar memangsa manusia.

Pusat cerita berporos pada karakter Eren Yeager yang menaruh dendam kesumat setelah menyaksikan tempat tinggal serta ibunya dihancurkan oleh makhluk tersebut. Seiring berjalannya waktu, petualangan Eren justru menguak konspirasi politik berskala besar mengenai asal-usul monster tersebut dan kondisi dunia luar yang sebenarnya.

3. Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba

Menampilkan visual yang memanjakan mata, anime ini menceritakan perjuangan emosional seorang pemuda bernama Tanjiro Kamado. Kehidupan damai Tanjiro hancur berantakan setelah seluruh anggota keluarganya dibantai oleh iblis, dan satu-satunya adik perempuan yang selamat, Nezuko, justru bermutasi menjadi separuh iblis.

Demi mencari penawar untuk mengembalikan kemanusiaan sang adik, Tanjiro memutuskan bergabung dengan korps khusus pembasmi iblis.

4. One Piece

Karya legendaris ini mengikut petualangan epik dari Monkey D. Luffy, pemuda berkekuatan karet yang bercita-cita tinggi untuk menyabet gelar sebagai Raja Bajak Laut.

Langkah pertamanya dimulai dengan mengumpulkan kru setianya yang dinamai Kelompok Topi Jerami guna berlayar mengarungi lautan luas demi memburu harta karun misterius peninggalan Gol D. Roger, yaitu One Piece.

5. Jujutsu Kaisen

Alur cerita berpusat pada seorang remaja sekolah bernama Yuji Itadori yang secara tidak sengaja masuk ke dalam pusaran dunia gaib yang penuh dengan energi kutukan.

Hal ini terjadi setelah Yuji nekat menelan jari pembawa petaka milik roh kutukan paling kuat dalam sejarah, Ryomen Sukuna. Untuk mengontrol kekuatan berbahaya di dalam dirinya, Yuji akhirnya ditampung di sekolah khusus penyihir Jujutsu demi membasmi makhluk-makhluk mistis yang mengancam keselamatan warga sipil.

6. Crayon Shin-chan

Beralih ke genre komedi situasi, anime ini mengisahkan tentang lika-liku kehidupan sehari-hari Shinnosuke Nohara alias Shin-chan, seorang bocah taman kanak-kanak yang memiliki sifat usil, genit, namun polos.

Tingkah lakunya yang ajaib dan tak terduga sering kali membuat kedua orang tuanya serta lingkungan sekitar mengelus dada sekaligus kewalahan.

7. Doraemon

Siapa yang tidak mengenal Doraemon? Robot kucing pintar berwarna biru yang dikirim dari abad ke-22 ini bertugas untuk mendampingi Nobita, seorang anak sekolah dasar berpikiran lambat dan pemalas yang selalu dirundung masalah.

Berbekal beragam gawai serta peralatan canggih masa depan yang dikeluarkan dari kantong ajaibnya, Doraemon selalu siap membantu Nobita keluar dari kesulitan.

8. Dragon Ball

Menjadi salah satu pilar utama yang membuka gerbang popularitas animasi Jepang di stasiun televisi swasta Indonesia, anime ini mengikuti riwayat hidup Son Goku sejak ia masih berupa anak kecil berekor monyet hingga tumbuh menjadi ksatria dewasa.

Fokus utama kisahnya adalah misi perburuan tujuh bola naga ajaib yang mampu mengabulkan segala jenis permintaan jika berhasil dikumpulkan. Adegan pertempuran bela diri yang sengit melawan musuh-musuh kuat dari luar angkasa menjadikan Dragon Ball sebagai salah satu tontonan masa kecil yang paling membekas di ingatan.

9. My Hero Academia

Berlatar di sebuah dunia modern di mana mayoritas populasi manusia lahir dengan bakat kekuatan super yang disebut sebagai Quirk. Di tengah kondisi tersebut, seorang remaja bernama Izuku Midoriya harus menerima kenyataan pahit karena lahir tanpa memiliki kekuatan sama sekali.

Kendati demikian, impiannya untuk menjadi pahlawan pelindung kebenaran tidak pernah padam, hingga suatu hari ia mendapatkan warisan kekuatan dari pahlawan nomor satu di dunia.

10. Tokyo Revengers

Mengangkat tema fiksi ilmiah tentang perjalanan melintasi dimensi waktu, anime ini menyoroti kehidupan Takemichi Hanagaki yang secara misterius terlempar kembali ke masa-masa sekolahnya belasan tahun lalu.

Kesempatan berharga ini ia gunakan untuk mengubah jalannya sejarah demi menyelamatkan mantan kekasihnya yang tewas di masa depan akibat pertikaian brutal geng motor Tokyo Manji. Takemichi pun terpaksa menyusup dan naik kasta ke dalam hierarki dunia kriminal remaja yang sarat akan aksi kekerasan serta konflik solidaritas yang pelik.

Dari sepuluh daftar anime ikonik yang telah disebutkan, judul manakah yang paling sering Gen tonton? Yuk, tulis di kolom komentar!

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE