Fabio Quartararo Bawa Semangat Baru, Siap Tembus Kutukan Yamaha di Red Bull Ring!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, MotoGP Austria 2025 bakal jadi ajang pembuktian buat Yamaha. Sirkuit Red Bull Ring di Spielberg memang terkenal "angker" buat pabrikan Garpu Tala ini. Sejak pertama kali MotoGP digelar di sana, Yamaha belum sekalipun mencicipi kemenangan. Rekor terbaik? Cuma finis kedua, yang pernah diraih Fabio Quartararo pada 2022. Tapi, bukannya minder, Quartararo justru datang dengan semangat penuh untuk mencoba memutus kutukan itu.
Kalau ngomongin statistik, Red Bull Ring selama ini lebih bersahabat buat Ducati. Pabrikan Italia itu sudah mengoleksi sembilan kemenangan di trek ini. KTM dan Honda masing-masing dua kemenangan, dan Honda terakhir kali menang di sini bahkan sudah sejak 1997. Yamaha sendiri hanya bisa meraih enam podium, yang dicetak oleh nama-nama seperti Norick Abe, Luca Cadalora, Jorge Lorenzo, dan tentu saja Quartararo yang sudah tiga kali naik podium di sini (2019, 2021, 2022).
Beda cerita dengan rekan setimnya, Alex Rins. Sejak debut di MotoGP pada 2017, ia belum pernah naik podium di Red Bull Ring. Catatan terbaiknya di trek ini justru saat masih di Moto2 pada 2016, di mana ia finis ketiga. Meski begitu, Rins tetap optimis dan menilai peluang selalu ada jika persiapan matang.
Setelah tiga pekan rehat musim panas, baik Quartararo maupun Rins mengaku sudah siap tempur. Quartararo memanfaatkan libur dengan bersantai bersama keluarga dan teman, tapi tetap menjaga fisik lewat latihan rutin. "Kami memahami kekuatan dan kelemahan kami, dan akan terus bekerja keras di 10 GP berikutnya untuk menemukan peningkatan. Saya merasa siap memberikan 100% seperti biasa," ujarnya.
Rins juga menyebut kalau liburan kemarin dipakai untuk istirahat dan mempersiapkan diri menghadapi paruh kedua musim. Fokusnya kali ini jelas: memperbaiki performa di sesi kualifikasi. "Spielberg punya 11 tikungan dengan zona pengereman agresif, jadi stabilitas pengereman dan akselerasi bakal jadi kunci," kata Rins.
MotoGP Austria 2025 akan berlangsung pada 15-17 Agustus di Red Bull Ring. Meski Yamaha datang dengan catatan yang kurang bersahabat, semangat tempur Quartararo dan Rins bisa jadi kejutan yang mengubah peta persaingan. Siapa tahu, Gen, kali ini kutukan itu akhirnya pecah!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!