Netflix Mundur dari Akuisisi Warner Bros Discovery, Harga Melonjak Gara-Gara Paramount Skydance
JAKARTA, GENVOICE.ID - Perusahaan layanan streaming Netflix memutuskan untuk tidak melanjutkan rencana akuisisi bisnis studio dan streaming milik Warner Bros.
Discovery setelah harga penawaran melonjak tajam dalam persaingan dengan Paramount Skydance.
Melansir laporan Variety, Chief Financial Officer Netflix, Spence Neumann, mengatakan keputusan tersebut murni didasarkan pada pertimbangan harga.
"Jawaban singkatnya, semuanya soal harga," kata Neumann saat berbicara dalam konferensi teknologi, media, dan telekomunikasi yang digelar oleh Morgan Stanley.
Neumann menjelaskan bahwa peluang untuk mengakuisisi Warner Bros sejak awal hanya dipandang sebagai kesempatan tambahan bagi Netflix. Menurutnya, kesepakatan itu memang menarik jika nilainya sesuai, namun bukan kebutuhan mendesak bagi perusahaan.
Sebelumnya, Netflix sempat mencapai kesepakatan awal untuk membeli studio dan bisnis streaming Warner Bros pada Desember lalu. Namun rencana tersebut berubah setelah Paramount Skydance menaikkan tawaran akuisisi untuk seluruh Warner Bros Discovery.
Situasi itu membuat harga penawaran menjadi jauh lebih tinggi. Pada akhirnya, Warner Bros Discovery memilih tawaran yang dianggap lebih menguntungkan, sehingga Netflix memutuskan mundur dari proses akuisisi.
Meski gagal mendapatkan aset Warner Bros, Netflix tetap memperoleh biaya pembatalan kesepakatan atau breakup fee senilai 2,8 miliar dolar AS dari Paramount Skydance.
"Sekarang kami melangkah maju dengan 2,8 miliar dolar AS di kantong yang beberapa minggu lalu belum kami miliki," ujar Neumann.
Ia menegaskan bahwa pengalaman dalam proses penawaran tersebut tidak mengubah strategi akuisisi Netflix. Perusahaan akan tetap mencari peluang yang dapat mempercepat pertumbuhan bisnis di masa depan.
Di sisi lain, Netflix juga terus meningkatkan investasi pada produksi konten. Perusahaan menargetkan pengeluaran konten sekitar 20 miliar dolar AS pada 2026, meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Netflix juga memperkirakan pendapatan perusahaan pada 2026 berada di kisaran 50,7 miliar dolar AS hingga 51,7 miliar dolar AS. Jumlah pelanggan global platform ini juga terus meningkat, dengan lebih dari 325 juta pelanggan tercatat pada akhir 2025.
Menurut Neumann, fokus utama Netflix tetap sama, yakni menjadi platform utama bagi kreator di seluruh dunia untuk mendistribusikan konten profesional kepada penonton global.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!