Waspada! Ini Penyebab Tekanan Darah Diastolik Tinggi yang Sering Diabaikan Anak Muda

Waspada! Ini Penyebab Tekanan Darah Diastolik Tinggi yang Sering Diabaikan Anak Muda
- (Dok. Freepik).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, kamu mungkin mikir tekanan darah tinggi cuma masalah orang tua. Tapi kenyataannya, tekanan darah tinggi - khususnya tekanan diastolik - juga bisa mengincar anak muda. Kalau kamu sering stres, kurang tidur, atau punya gaya hidup nggak sehat, kamu berisiko ngalamin ini.

Dilansir dari kanal resmi Siloam Hospitals, tekanan darah normal untuk orang dewasa itu umumnya di bawah 120/80 mmHg. Nah, kalau angka diastolik kamu udah lewat dari angka 80, itu tanda kamu harus lebih hati-hati. Yuk cari tahu penyebabnya biar kamu bisa mencegah dari sekarang.


Kenalan Dulu: Apa Itu Diastolik dan Sistolik?

Sebelum bahas penyebabnya, kamu harus tahu dulu perbedaan antara tekanan sistolik dan diastolik. Tekanan sistolik adalah tekanan saat jantung berdetak dan memompa darah ke seluruh tubuh. Sementara tekanan diastolik terjadi saat jantung lagi istirahat, tepatnya di antara dua detakan.


Ini Dia Penyebab Tekanan Diastolik Bisa Tinggi

  1. Stres yang Nggak Kunjung Reda
    Kamu sering overthinking atau kebanyakan pikiran? Stres kronis bisa jadi biang kerok tekanan diastolik naik. Saat stres, tubuhmu melepas hormon kayak kortisol yang bikin pembuluh darah menyempit dan jantung kerja lebih keras.

  2. Berat Badan Berlebih
    Obesitas nggak cuma soal penampilan, tapi juga soal kesehatan jantungmu. Lemak yang numpuk bisa bikin pembuluh darah menyempit dan jantung kamu kerja ekstra. Studi juga nunjukin bahwa anak muda yang obesitas punya risiko tinggi mengalami hipertensi diastolik.

  3. Trigliserida Tinggi (Hipertrigliseridemia)
    Kalau kadar trigliserida kamu tinggi, itu artinya lemak dalam darah kamu terlalu banyak. Lemak ini bisa menempel di dinding pembuluh darah, menghambat aliran darah, dan bikin tekanan diastolik kamu melonjak.

  4. Gangguan Tidur: Obstructive Sleep Apnea (OSA)
    Kamu sering ngorok keras atau bangun tiba-tiba karena sesak napas? Bisa jadi kamu punya OSA, gangguan tidur yang bikin oksigen dalam tubuh turun drastis. Kondisi ini bisa langsung ngefek ke tekanan darah, termasuk tekanan diastolik.


Siapa Aja yang Rentan Kena?

Walaupun bisa dialami siapa aja, ada beberapa faktor yang bikin risiko kamu lebih tinggi:

  • Usia muda (iya, kamu, Gen!)

  • Punya keluarga yang juga punya riwayat hipertensi

  • Pernah kena gangguan jantung

  • Diabetes

  • Hipotiroidisme

  • Penyakit ginjal


Cara Ngatasin Diastolik Tinggi Tanpa Panik

Tenang, Gen. Kalau kamu udah terlanjur punya tekanan diastolik tinggi, bukan berarti nggak bisa ditangani. Tapi, kamu juga nggak boleh sembarangan. Turunin tekanan darah terlalu cepat malah bisa bahaya. Pengobatan biasanya disesuaikan sama kondisi kamu, dan bisa termasuk:

  • Obat dari dokter seperti calcium channel blocker, ACE inhibitor, atau diuretik

  • Ganti gaya hidup: stop alkohol, jaga berat badan, olahraga rutin, makan sehat, tidur cukup, dan belajar kelola stres


Tekanan diastolik tinggi bisa jadi gejala awal dari masalah kesehatan yang lebih serius. Dan karena gejalanya sering nggak terasa, satu-satunya cara buat tahu pasti adalah periksa tekanan darah secara rutin.

Kalau kamu butuh konsultasi lebih lanjut, kamu bisa langsung hubungi Dokter Spesialis Jantung di rumah sakit terdekat, termasuk Siloam Hospitals. Bahkan kamu bisa booking lewat aplikasi MySiloam untuk jadwal dokter, lihat hasil lab, dan layanan lainnya secara online. Praktis banget, kan?

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE