Heboh! Tiongkok Berhasil Kloning Yak Pertama di Dataran Tinggi Xizang, Beratnya Lebih dari Bayi Normal!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Sebuah tonggak sejarah baru dalam dunia bioteknologi terjadi di Tiongkok barat daya.
Dilansir dari Antara, seekor yak hasil kloning berhasil lahir melalui operasi caesar pada Kamis (10/7) di fasilitas pembiakan yak di wilayah Damxung, Daerah Otonom Xizang. Bayi yak berbulu hitam itu lahir dengan bobot 33,5 kilogram, lebih berat dibandingkan bayi yak pada umumnya. Menariknya, hanya sehari setelah lahir, yak tersebut sudah bisa berjalan dan dalam kondisi sehat.
Keberhasilan ini merupakan hasil dari proyek ambisius yang telah berlangsung sejak Juli 2023. Proyek ini merupakan kolaborasi antara tim ilmuwan dari Universitas Zhejiang, pemerintah wilayah Damxung, serta Institut Biologi Dataran Tinggi Daerah Otonom Xizang. Para peneliti menggunakan teknologi canggih seperti seleksi genom utuh dan kloning sel somatik untuk menciptakan yak hasil kloning pertama ini.
Menurut Fang Shengguo, kepala tim peneliti dari Universitas Zhejiang, teknologi kloning seperti ini akan menjadi kunci penting dalam peningkatan kualitas keturunan yak. Selain itu, teknologi ini diharapkan dapat membantu membangun sistem pembiakan hewan ternak yang lebih modern dan efisien, terutama di wilayah dataran tinggi Xizang.
Yak sendiri merupakan hewan endemik yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat lokal di Dataran Tinggi Qinghai-Xizang. Selain menjadi sumber makanan dan bahan baku, yak juga memegang peranan penting dalam ekosistem dan kehidupan ekonomi komunitas penggembala.
0 Comments
- Presiden Korea Selatan Batalkan Pencalonan Menteri Pendidikan Karena Dugaan Plagiarisme dan Kontroversi
- Ide Baru yang Mendobrak! Perunggu Hadirkan Kekacauan Seru ala Sinetron 2000-an di Video Musik “Pikiran Yang Matang”
- Nyaris Celaka di Gunung Rinjani! Pendaki Asal Malaysia Tergelincir di Jalur Segara Anak
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!