JAKARTA, GENVOICE.ID - Keputusan Chelsea menunjuk Liam Rosenior dengan kontrak panjang hingga 2032 sempat dipuji sebagai langkah berani.
Namun, awal kiprahnya di Stamford Bridge justru jauh dari kata meyakinkan.
Performa tim belum stabil, bahkan The Blues harus tersingkir dari Liga Champions usai dihajar Paris Saint-Germain dengan agregat telak. Kekalahan 2-5 di leg pertama dan 0-3 di leg kedua menjadi pukulan serius bagi proyek jangka panjang klub.
Situasi ini membuat tekanan terhadap Rosenior semakin meningkat. Jika hasil di Premier League tak kunjung membaik, bukan tidak mungkin Chelsea kembali mengganti pelatih. Sejumlah nama pun mulai dikaitkan sebagai kandidat pengganti.
Nama Gary O'Neil muncul sebagai opsi yang cukup mengejutkan. Saat ini ia menangani Strasbourg, yang berada dalam jaringan kepemilikan yang terhubung dengan Chelsea. Kedekatan ini membuka peluang promosi, meski rekam jejaknya bisa memicu pro dan kontra di kalangan suporter.
Kemudian ada Jose Mourinho, sosok yang tak asing bagi publik Stamford Bridge. Wacana kembalinya Mourinho untuk periode ketiga memang menarik, meski gaya kepelatihannya dinilai tidak sepenuhnya sejalan dengan visi jangka panjang klub saat ini. Namun, pengalamannya bisa menjadi solusi instan di tengah tekanan.
Sebastian Hoeness juga masuk dalam radar. Pelatih muda ini tengah naik daun berkat pendekatan modern yang ia terapkan. Kinerjanya dinilai menjanjikan untuk proyek jangka panjang, meski ia juga berpotensi diburu klub-klub besar lainnya.
Sementara itu, Andoni Iraola menjadi kandidat realistis. Kiprahnya bersama Bournemouth menunjukkan kemampuannya memaksimalkan potensi tim dengan sumber daya terbatas. Dengan skuad Chelsea yang lebih mewah, ia dinilai bisa membawa dampak signifikan.
Nama terakhir yang paling menarik adalah Filipe Luis. Eks bek kiri ini tengah bersinar bersama Flamengo setelah meraih banyak trofi dalam waktu singkat. Rekam jejaknya yang sukses dan kedekatannya dengan pemain Amerika Selatan membuatnya cocok dengan arah rekrutmen Chelsea saat ini.
Dengan tekanan yang terus meningkat, masa depan Liam Rosenior di Chelsea kini benar-benar berada di ujung tanduk. Bursa pelatih pun bisa segera memanas jika situasi tak kunjung membaik.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!