Big Match Borneo FC vs Persib Resmi Ditunda, Ada Apa?

Big Match Borneo FC vs Persib Resmi Ditunda, Ada Apa?
- (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Pertandingan besar Super League antara Borneo FC melawan Persib Bandung yang semula dijadwalkan pada Senin (16/2) dipastikan mengalami penundaan.

Operator kompetisi, I League, mengumumkan perubahan jadwal tersebut bersama satu laga lain yang turut disesuaikan.

Duel Pesut Etam kontra Maung Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, awalnya akan digelar pada pekan ke-21 pukul 19.00 WIB. Namun, melalui keterangan resmi, I League merilis jadwal terbaru: pertandingan diundur ke Minggu (15/3).

Penyesuaian ini dilakukan karena Persib Bandung tengah menjalani agenda di level Asia. Tim asuhan Bojan Hodak dijadwalkan melakoni leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) menghadapi Ratchaburi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2). Persib sebelumnya kalah 0-3 pada leg pertama di Thailand.

Tak hanya laga Borneo FC vs Persib, perubahan jadwal juga menyentuh pertandingan Dewa United. Laga Dewa United vs Bhayangkara Presisi yang semula digelar Senin (2/3) di Stadion Indomilk Arena dimajukan menjadi Minggu (1/3).

Keputusan itu diambil karena Dewa United akan melakoni leg pertama babak perempat final AFC Challenge League menghadapi Manila Digger dalam laga tandang ke Filipina pada Kamis (5/3). Padatnya agenda Asia membuat operator harus melakukan penyesuaian agar klub tetap memiliki waktu persiapan yang ideal.

Efek domino pun terjadi. Pertandingan Persija Jakarta vs Dewa United yang sebelumnya dijadwalkan pada 8 Maret turut dipindah ke 15 Maret.

Dengan perubahan tersebut, operator kompetisi merilis pembaruan jadwal sebagai berikut:

Borneo FC vs Persib Bandung - 15 Maret
Dewa United vs Bhayangkara Presisi - 1 Maret
Persija Jakarta vs Dewa United - 15 Maret

Penyesuaian kalender ini menegaskan bagaimana kiprah klub Indonesia di kompetisi Asia berdampak langsung pada jalannya Super League. Di satu sisi, jadwal domestik harus fleksibel. Di sisi lain, klub dituntut menjaga performa di dua level kompetisi sekaligus.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE