Resmi! Samsung Siap Tantang Apple Vision Pro Lewat Galaxy XR, Ini Bocoran Fitur Fantastisnya
JAKARTA, GENVOICE.ID - Persaingan di dunia extended reality (XR) bakal semakin panas. Samsung telah mengonfirmasi kehadiran headset XR pertamanya pada Januari 2025, yang siap head-to-head melawan Apple Vision Pro.
Dilansir dari Antara, bocoran spesifikasi yang diungkap AndroidHeadlines ini memperlihatkan bahwa Samsung Galaxy XR bukan main-main dengan teknologi canggih yang bisa jadi game-changer di industri ini.
Dari sisi desain, Galaxy XR tampak terinspirasi langsung dari Apple Vision Pro, namun dengan sentuhan khas Samsung. Headset ini dilengkapi dua lensa internal, Light Shield untuk kenyamanan dan penyekat cahaya, serta baterai eksternal yang memberi fleksibilitas daya saat digunakan dalam waktu lama.
Bagian depan dan belakang headset dibekali beragam kamera dan sensor canggih. Empat sensor di bawah kaca depan berfungsi untuk pelacakan gerakan tangan, sementara dua sensor melingkar di dekat hidung memetakan bidang pandang bawah. Ada juga sensor jarak di dekat dahi untuk mendeteksi lingkungan sekitar seperti dinding, lantai, hingga langit-langit.
Tak ketinggalan, bagian dalam headset memiliki kamera pelacak mata yang ditempatkan dekat lensa, didukung LED inframerah dan kecerdasan buatan (AI) untuk memantau gerakan mata dan posisi pupil secara real-time.
Untuk tampilan, Samsung membekali Galaxy XR dengan panel mikro-LED 4K yang luar biasa tajam, dengan kepadatan 4.032 piksel per inci dan total sekitar 29 juta piksel, menjanjikan pengalaman visual yang imersif dan detail ekstrem.
Di sektor performa, headset ini mengandalkan chip Snapdragon XR2+ Gen 2 dari Qualcomm, yang telah dioptimalkan langsung oleh Samsung dan Google untuk menghasilkan kinerja XR terbaik di kelasnya. Dukungan software pun maksimal berkat akses penuh ke Google Play Store, serta antarmuka yang familiar bagi pengguna ponsel Galaxy.
Untuk kenyamanan dan kontrol, Galaxy XR dilengkapi tali ikat dengan speaker terintegrasi, serta touchpad di sisi kanan untuk navigasi sentuh. Cukup ketuk lama untuk kembali ke konten, atau ketuk dua kali untuk berpindah antara mode VR dan passthrough. Ada pula dua tombol fisik, yakni tombol utama (UI) dan pengatur volume, serta sistem pendingin dengan ventilasi di bagian bawah.
Samsung juga menyematkan beberapa mikrofon pintar untuk menyaring kebisingan dan mengoptimalkan percakapan, menjanjikan kualitas audio yang lebih bersih dan jelas. Sebagai pelengkap, tersedia pengontrol 6 DoF dengan stik analog dan haptik feedback untuk pengalaman kontrol yang presisi dalam dunia virtual.
Namun, dari sisi baterai, Galaxy XR hanya mampu bertahan sekitar 2,5 jam untuk pemutaran video dan 2 jam untuk penggunaan umum, angka yang masih menjadi tantangan tersendiri bagi headset XR generasi awal.
Dengan semua fitur canggih ini, Samsung tampaknya tidak main-main memasuki pasar XR dan siap menjadi penantang serius dominasi Apple Vision Pro. Kita tunggu saja gebrakan resminya di pasar global, dan apakah Galaxy XR akan benar-benar menjadi "game-changer" baru di dunia realitas campuran.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!