'GPT-5 Banyak Kesalahan?' Sam Altman Akui Masalah Serius, Janji Akan Membuat Lebih Pintar Mulai Hari Ini!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Setelah menerima banyak keluhan dari pengguna soal performa GPT-5 yang dianggap menurun dibanding pendahulunya, GPT-4o, CEO OpenAI Sam Altman akhirnya buka suara.
Dilansir dari Tech Crunch, Sam mengakui bahwa performa GPT-5 memang sempat "terlihat bodoh" akibat bug pada fitur baru bernama real-time router, yakni sistem otomatis yang memilih model mana yang digunakan berdasarkan jenis permintaan pengguna.
"Kemarin, kami mengalami masalah serius dan autoswitcher sempat tidak berfungsi selama beberapa waktu, sehingga GPT-5 tampak jauh lebih bodoh," kata Sam blak-blakan.
Namun, ia menegaskan bahwa mulai hari ini GPT-5 akan terasa jauh lebih pintar karena OpenAI telah memperbaiki bug dan menyesuaikan batas keputusan agar pemilihan model lebih tepat sesuai kebutuhan pengguna, baik untuk jawaban instan maupun analisis mendalam.
Tak sedikit pengguna yang kecewa dan mendesak agar GPT-4o tetap bisa digunakan oleh pelanggan ChatGPT Plus. Menanggapi hal ini, Sam mengatakan:
"Kami sedang mempertimbangkan agar pengguna Plus bisa kembali menggunakan 4o. Kami sedang mengumpulkan lebih banyak data."
Ia juga berjanji akan menggandakan batas penggunaan (rate limit) untuk pelanggan Plus setelah peluncuran GPT-5 sepenuhnya stabil, langkah yang disambut positif oleh komunitas pengguna.
Meski sempat dikecam, sejumlah pengulas teknologi ternama yang mendapat akses awal, termasuk Simon Willison, justru memuji kapasitas GPT-5 secara keseluruhan, terutama dalam memahami konteks dan respons alami. Namun, Simon juga menyoroti kelemahan GPT-5 dalam mengubah data menjadi tabel, menunjukkan bahwa model ini masih butuh penyempurnaan di beberapa aspek teknis.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!