Lidah Patah dan Cekikan: Fakta Baru Kematian Brigadir Nurhadi yang Bikin Merinding!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Pesta berujung tragis, Brigadir Nurhadi tewas dengan luka cekikan dan lidah patah di kolam Villa Tekek Gili Trawangan!
Kasus kematian Brigadir Muhammad Nurhadi yang bikin geger akhirnya bikin Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri turun ke Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) bantu ngulik penyidikannya.
Nurhadi, anggota Bidpropam Polda NTB, ditemukan tidak bernyawa di kolam Villa Tekek, Gili Trawangan, Lombok Utara, sehabis pesta bersama dua bosnya.
"Kami melaksanakan asistensi tentang penyidikan yang dilakukan Polda NTB," ucap Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, Kamis (10/7/2025).
Djuhandhani bilang ada banyak hal yang harus didalami tim penyidik Ditreskrimum Polda NTB, apalagi sehabis mengetahui pemaparan hasil penyidikan.
Dia juga wanti-wanti agar prosesnya kredibel dan akuntabel, semua harus pakai pembuktian ilmiah, bukan asal nuduh.
"Memang sampai saat ini kami melihat pada prospek penyidikan yang dilakukan. Kami buktikan secara kredibel, akuntabel, memuat dengan pembuktian secara scientifik," tegasnya.
Soal siapa pelaku penganiayaan yang diduga bikin Nurhadi tewas, Djuhandhani masih tutup mulut. Dia hanya bilang, sudah ada tiga orang yang jadi tersangka dan semuanya sudah ditahan.
"Pelaku udah ditahan kok," katanya singkat.
Sebelumnya, Dirreskrimum Polda NTB Kombes Syarif Hidayat sudah menyampaikan kalau Nurhadi diduga tewas karena dianiaya.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal di kolam Villa Tekek. Hasil autopsi juga nggak main-main: lidah patah, leher ada bekas cekikan, luka yang katanya jadi penyebab fatal.
Meski sudah ada tiga tersangka, siapa pelaku utama yang benar-benar bikin Nurhadi meregang nyawa masih jadi tanda tanya.
Bahkan pihak kepolisian masih mengulik lebih jauh untuk menemukan siapa dalangnya.
"Makanya, dari asistensi perlu kita dalami (modus). Mendengarkan keterangan para saksi, terus bukti-bukti yang ada nanti berkaitan dengan kejadian akan kita dalami dari hasil asistensi ini," kata Syarif.
Ketiga tersangka itu antara lain LC atau pemandu karaoke asal Jambi Misri Puspita Sari, Kompol I Made Yogi Purusa Utama, dan Ipda Haris Chandra, dua nama terakhir sudah dipecat tidak hormat.
Semuanya sekarang ditahan di Rutan Polda NTB, dijerat pasal penganiayaan berat yang membuat seseorang meninggal dunia.
Brigadir Nurhadi sendiri meninggal Rabu malam (16/4/2025). Meski awalnya keluarga menerima kematiannya sebagai musibah, akhirnya polisi melakukan autopsi karena ada kejanggalan yang tidak bisa diabaikan.
Kasus ini masih penuh teka-teki, Gen! Semoga penyidikan bisa segera ngebongkar siapa dalang di balik tragedi yang merenggut nyawa Brigadir Nurhadi ini.
Stay tuned biar nggak ketinggalan update-nya!
0 Comments
- Brutal! Video Pembunuhan Pengungsi Ukraina di Kereta AS Bikin Geger, Ini Kronologi Lengkapnya
- Leona Agustine Bongkar Pelecehan Musisi Inisial R: Ngaku Sempat Buka Celana, Pelakunya Keyboardist Band Ternama!
- Innalillahi! Bus Transjakarta Lepas Kendali di Cakung, Seret Motor dan Tabrak 4 Ruko Hingga Hancur
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!