Gestur Vinicius Junior di El Clasico Jadi Sorotan, Sindir Barcelona dengan Angka 15
JAKARTA, GENVOICE.ID - Laga El Clasico antara FC Barcelona dan Real Madrid CF kembali memanas, bukan hanya karena tensi pertandingan di lapangan, tetapi juga aksi kontroversial Vinícius Júnior yang memancing reaksi pendukung tuan rumah.
Pemain asal Brasil tersebut menjadi sasaran sorakan sejak awal pertandingan. Setiap kali menyentuh bola, suara ejekan dari tribun terdengar cukup keras. Situasi itu tampaknya membuat Vinicius terpancing emosi pada babak pertama.
Dalam sebuah momen yang langsung viral di media sosial, Vinicius terlihat mengangkat kedua tangannya dan membentuk angka 15 menggunakan jari-jarinya ke arah suporter Barcelona. Gestur tersebut diyakini sebagai sindiran terhadap jumlah trofi Liga Champions milik Real Madrid yang hingga kini belum mampu dikejar rival abadinya itu.
Aksi tersebut langsung memancing respons dari publik Camp Nou dan menjadi salah satu sorotan utama selepas pertandingan. Vinicius sendiri memang dikenal sebagai pemain yang kerap menunjukkan selebrasi provokatif dalam laga besar.
Sebelumnya, pemain berusia 25 tahun itu juga sempat mencuri perhatian saat menghadapi Manchester City di babak 16 besar UEFA Champions League. Setelah mencetak gol penalti, Vinicius melakukan selebrasi sambil membuat gestur menangis ke arah pendukung tuan rumah.
Selebrasi tersebut diduga berkaitan dengan sindiran yang diterimanya saat Real Madrid bertandang ke markas City pada Februari 2025. Kala itu, suporter Manchester City membentangkan spanduk bergambar Rodri dengan trofi Ballon d'Or disertai tulisan "Stop Crying Your Heart Out", yang diarahkan kepada Vinicius.
Perseteruan itu bermula setelah Vinicius gagal memenangkan Ballon d'Or 2024 dan kalah dari Rodri. Real Madrid bahkan sempat menjadi sorotan karena membatalkan kehadiran delegasi klub ke acara penghargaan di Paris.
Di tengah panasnya atmosfer El Clasico, ada pula catatan menarik lain yang tercipta. Bek Barcelona, João Cancelo, sukses mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang berhasil memenangkan gelar liga di empat dari lima liga top Eropa.
Cancelo sebelumnya meraih Scudetto bersama Juventus FC pada musim 2020/2021. Setelah itu, ia menjadi juara bersama Manchester City dan kemudian meraih trofi liga bersama FC Bayern Munich.
Sementara itu, rekan setimnya di Barcelona, Robert Lewandowski, juga menambah koleksi prestisius dalam kariernya. Penyerang asal Polandia tersebut kini telah mengoleksi 13 gelar liga dari kompetisi elite Eropa bersama Borussia Dortmund, Bayern Munich, dan Barcelona.
Catatan tersebut membuat Lewandowski sejajar dengan sejumlah nama besar seperti Ryan Giggs, Manuel Neuer, dan Thomas Müller dalam daftar pemain dengan koleksi gelar liga terbanyak di lima liga top Eropa.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!