Setelah GP Italia: Toto Wolff Cetuskan Kritik Pedas untuk Kimi Antonelli

Setelah GP Italia: Toto Wolff Cetuskan Kritik Pedas untuk Kimi Antonelli
- (Dok. Motorsport.com).

JAKARTA, Genvoice.id - Grand Prix Italia 2025 menjadi ajang yang menegangkan bukan hanya di lintasan, tetapi juga di luar lintasan bagi Mercedes dan sang pembalap muda, Kimi Antonelli. Meski didukung dan diprediksi punya masa depan cerah, Antonelli justru harus menerima kritik tajam dari bos timnya, Toto Wolff, usai performa yang dianggap mengecewakan di sirkuit kandangnya.

Toto Wolff mengungkapkan rasa frustrasinya saat mengevaluasi penampilan Antonelli.

"Akhir pekan ini mengecewakan, mengecewakan. Mobil tidak bisa ditaruh di lintasan kerikil... dan keseluruhan balapannya mengecewakan." ungkap Toto.

Pernyataan tegas itu mengiringi catatan buruk Antonelli selama GP Italia, sesat ke gravel di sesi latihan bebas kedua (FP2), penalti lima detik untuk mendorong Alex Albon keluar lintasan, hingga kehilangan posisi dari start.

Bagi Toto, kesalahan pada Jumat lalu (5/9) membawa dampak signifikan. Ia menyatakan bahwa kegagalan Antonelli mencari set-up optimal dan melakukan long run FP2 membuat weekend-nya terbelakang sejak awal.Ia menekankan pentingnya membantu Antonelli melepaskan beban masa lalu agar bisa tampil agresif dan percaya diri di masa depan.

Antonelli secara terbuka menyebut hilangnya kesempatan melakukan long run di FP2 membuatnya kesulitan mencari ritme balapan. Ia menyadari kesalahan pada start dan pengaturan ban yang suboptimal membuatnya tidak bisa berjuang keras mengimbangi performa rival.

Meski pedas, Toto tetap menunjukkan kepercayaan yang kuat terhadap talenta muda Mercedes itu.

"Hal itu tidak mengubah dukungan dan kepercayaan saya kepadanya, karena saya yakin dia (Kimi) akan menjadi sangat, sangat, sangat, baik," ujarnya.

Ia menekankan pentingnya membantu Antonelli melepaskan beban masa lalu agar bisa tampil agresif dan percaya diri di masa depan.

Grand Prix Italia memang tidak berjalan mulus untuk Antonelli, tetapi kritik langsung dari Wolff bisa menjadi bahan bakar transformasi. Bila Antonelli mampu menerjemahkan pesan itu menjadi aksi nyata, peluangnya untuk bersinar di balapan selanjutnya masih sangat terbuka lebar.

F
Fahri Ramadhan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE