Jadi Pemburu Predator Anak, Robert Pattinson Tampil Mencekam di Trailer "Primetime"
JAKARTA, GENVOICE.ID - A24 merilis trailer perdana "Primetime" yang menampilkan Robert Pattinson sebagai Chris Hansen, jurnalis sekaligus pembawa acara investigasi "To Catch a Predator". Film drama thriller tersebut mengangkat kisah di balik layar program televisi kontroversial yang pernah populer di Amerika Serikat pada pertengahan 2000-an.
"Primetime" mengambil latar pada 2006 dan mengikuti ambisi Hansen bersama tim investigasi Dateline NBC. Mereka menjalankan operasi penyamaran untuk mengungkap dan menangkap orang-orang yang diduga menjadi pelaku kejahatan terhadap anak.
Trailer memperlihatkan bagaimana operasi tersebut berkembang menjadi sebuah program televisi dengan perhatian publik yang semakin besar. Kesuksesan acara bahkan membuat pihak jaringan televisi memindahkannya ke jam tayang utama demi meningkatkan jumlah penonton.
Mantan pimpinan NBCUniversal, Jeff Zucker, turut muncul dalam film dan memerankan dirinya sendiri. Dalam salah satu adegan trailer, Zucker digambarkan memberikan persetujuan agar program Hansen dipindahkan ke slot primetime.
"Saya tidak begitu menyukai acara Anda, tapi masyarakat Amerika menyukainya. Jadi saya memindahkan tayangan Anda ke primetime," ujar karakter Zucker dalam trailer.
Keputusan tersebut membuat Hansen dan timnya semakin optimistis. Dalam cuplikan, Hansen bahkan terlihat merayakan kesempatan tersebut di koridor kantor jaringan televisi karena yakin programnya mampu menyaingi popularitas serial "Lost" yang saat itu menjadi salah satu tayangan populer di Amerika Serikat.
Namun, kesuksesan "To Catch a Predator" ternyata memiliki sisi gelap. Di balik meningkatnya popularitas program tersebut, operasi investigasi yang dilakukan tim Hansen juga memunculkan kontroversi besar.
"To Catch a Predator" pertama kali tayang pada 2004 hingga 2007 sebagai laporan investigasi khusus dan segmen dalam program "Dateline NBC". Acara tersebut menampilkan operasi penyamaran untuk memancing orang-orang yang diduga berupaya melakukan kejahatan seksual terhadap anak.
Salah satu peristiwa paling kontroversial terjadi pada November 2006. Bill Conradt, seorang asisten jaksa wilayah di Texas yang menjadi bagian dari operasi investigasi program tersebut, mengakhiri hidupnya ketika polisi dan tim liputan mendatangi kediamannya.
Peristiwa tersebut kemudian memicu kritik terhadap metode investigasi yang digunakan program tersebut. Keluarga Conradt juga mengajukan gugatan, sementara kontroversi yang terus berkembang turut memengaruhi keberlangsungan acara.
Program tersebut akhirnya dihentikan pada 2008. Kisah di balik kontroversi itu menjadi salah satu elemen yang diangkat "Primetime" untuk menggambarkan konsekuensi ketika jurnalisme investigasi, kepentingan televisi, dan tuntutan rating bertemu.
Film ini menjadi debut Lance Oppenheim sebagai sutradara film naratif. Selain menjadi pemeran utama, Robert Pattinson juga terlibat sebagai produser "Primetime".
Pattinson akan beradu akting dengan Merritt Wever, Skyler Gisondo, dan penyanyi Phoebe Bridgers yang turut masuk dalam jajaran pemeran film tersebut.
"Primetime" dijadwalkan tayang di bioskop Amerika Serikat pada 25 September 2026. Hingga kini, belum ada informasi mengenai jadwal penayangan film tersebut di bioskop Indonesia.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!