Laga Pramusim Manchester United vs Fiorentina Jadi Ajang Emosional Bagi Kiper Ikonik David De Gea

Laga Pramusim Manchester United vs Fiorentina Jadi Ajang Emosional Bagi Kiper Ikonik David De Gea
- (Dok. Bola).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Manchester United menutup pramusim mereka dengan kemenangan adu penalti 5-4 atas Fiorentina, setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal, Sabtu (9/8) di Old Trafford. Namun, sorotan terbesar bukanlah hasil pertandingan, melainkan kembalinya David De Gea ke stadion yang ia sebut rumah selama lebih dari satu dekade.

Dua tahun setelah dilepas tanpa perpisahan resmi usai 545 penampilan, De Gea akhirnya mendapat momen untuk berpamitan kepada lebih dari 60 ribu pendukung Setan Merah. Ia disambut meriah sejak sesi pemanasan hingga keluar lapangan sebelum peluit akhir. "Ini laga yang tak akan pernah saya lupakan. Rasanya sulit diungkapkan dengan kata-kata," ujar kiper berusia 34 tahun itu.

Dalam laga ini, De Gea menunjukkan refleks yang masih terjaga dengan sejumlah penyelamatan penting, termasuk menggagalkan peluang emas Leny Yoro. Meski sempat melakukan satu sapuan keluar lapangan dan terlibat benturan yang berujung gol bunuh diri Robin Gosens untuk menyamakan skor MU, performanya mendapat apresiasi publik Old Trafford.

Di sisi tuan rumah, Altay Bayindir menjadi pahlawan di adu penalti setelah menepis tendangan Fabiano Parisi - satu-satunya kegagalan dari 10 eksekutor. Aksi tersebut menjadi penutup manis bagi kiper Turki yang masa depannya sempat diragukan musim panas ini.

Pertandingan ini juga menjadi panggung bagi sejumlah rekrutan baru MU seperti Matheus Cunha dan Benjamin Sesko, meski gol penentu kemenangan di waktu normal tak tercipta. Manajer Ruben Amorim masih menguji kombinasi terbaik menjelang laga pembuka Premier League melawan Arsenal pekan depan, terutama dengan Andre Onana masih diragukan tampil akibat cedera hamstring.

Bagi De Gea, kembalinya ke Old Trafford bukan sekadar nostalgia. Ia bertemu kembali dengan Sir Alex Ferguson, sosok yang membawanya dari Atletico Madrid pada 2011, dan mengungkap harapan agar MU kembali berjaya. "United adalah klub besar, salah satu yang terbaik di dunia. Semoga musim ini, dengan manajer dan pemain baru, mereka bisa kembali ke tempat yang pantas," ucapnya.

Meskipun jalannya karier De Gea dan MU kini berbeda, momen emosional di Old Trafford membuktikan bahwa ikatan antara sang kiper legendaris dan para pendukung Setan Merah tetap kuat.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE