Fakta Patung Bunda Maria ’Menangis’ di New Mexico, Bukan Keajaiban Tapi Ada Rahasia Dibaliknya

Hasil Uji Lab Ungkap Air Mata Patung Maria Terbuat dari Minyak Zaitun Berparfum, Mirip Krisma

Fakta Patung Bunda Maria ’Menangis’ di New Mexico, Bukan Keajaiban Tapi Ada Rahasia Dibaliknya
Patung Bunda Maria meneteskan 'air mata' di Mexico. - (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, kisah patung Bunda Maria meneteskan 'air mata' itu bukan cerita baru. Namun, sebuah kasus dari tahun 2018 di New Mexico, Amerika Serikat, sempat bikin heboh umat Katolik, dan kini hasil uji lab-nya membongkar sebuah rahasia yang disimpan patung tersebut.

Di sebuah gereja Keuskupan Katolik Roma Las Cruces, umat dilaporkan menyaksikan Patung Perawan Maria meneteskan air mata saat misa Minggu Pentakosta.

Peristiwa ini langsung menarik banyak orang datang untuk bertobat dan menyaksikannya. Kabarnya, 'tangisan' ini terjadi berulang kali.

Bukan Air Mata Biasa, Tapi Minyak Zaitun Berparfum

Setelah kehebohan mereda, para ahli kemudian menganalisis cairan yang keluar dari mata patung tersebut. Dan terungkaplah rahasianya: air mata itu ternyata adalah minyak zaitun yang dicampur dengan parfum!

Komposisi ini mirip dengan krisma, balsam urapan suci yang digunakan dalam ritual Kristen seperti pembaptisan. Otoritas gereja sendiri tidak bisa memastikan dari mana minyak tersebut berasal.

Meski pihak gereja membantah adanya rekayasa, mengatakan rekaman kamera menunjukkan itu bukan aksi yang direncanakan, orang-orang yang skeptis curiga bahwa situasi ini sengaja direkayasa sebagai tipuan untuk menarik lebih banyak pengunjung.

Kasus Palsu Sudah Jadi Rahasia Umum

Peristiwa patung menangis palsu ini ternyata bukan kali pertama. Gereja Katolik bahkan harus bertindak cepat dengan para penyelidik karena membuat patung menangis palsu itu relatif mudah.

Beberapa dekade terakhir, ada kasus-kasus yang lebih kontroversial:

  • Patung Padre Pio (2002): Ditemukan meneteskan air mata darah, yang belakangan diketahui DNA-nya milik seorang perempuan.
  • Patung Virgin Mary (2008): Seorang pengurus gereja diadili karena memalsukan air mata darah, dan DNA-nya cocok dengan air mata tersebut.
  • Patung Civitavecchia (1995): Sekitar 60 orang melihat patung Maria meneteskan air mata darah sebanyak 14 kali, namun darahnya ternyata milik seorang laki-laki. Pemilik patung menolak tes DNA.

Gen, kasus ini menunjukkan bahwa meskipun keajaiban selalu mungkin, terkadang ada penjelasan ilmiah atau bahkan trik di balik fenomena yang tampak supernatural! Bagaimana menurutmu tentang kisah patung Bunda Maria menangis ini? Tulis di kolom komentar ya!

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE