Peringatan Keras Netanyahu! Warga Gaza Diminta Pergi Secepatnya, Israel Siap Luncurkan Serangan Darat Besar-besaran
Ultimatum Mengerikan PM Israel, Beri Peringatan Terakhir kepada Hamas dan Warga Sipil Jelang Operasi Darat Intensif
JAKARTA, GENVOICE.ID - Situasi di Gaza makin memanas! Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, baru-baru ini bikin geger dengan ultimatum terbarunya untuk warga Gaza. Lewat video yang dirilis Senin (8/9), Netanyahu dengan tegas meminta warga sipil segera angkat kaki dari Gaza karena Israel sedang bersiap untuk melancarkan serangan besar dan menduduki kota tersebut. Wah, makin serius nih Gen!
Nggak cuma gertakan belaka, Netanyahu juga membeberkan apa yang sudah dilakukan pasukannya. "Dalam dua hari kami telah merobohkan 50 menara teror, dan ini hanyalah tahap awal dari manuver darat yang intensif di Kota Gaza," ujarnya dalam pernyataan video, seperti dikutip dari AFP.
Peringatan itu dilontarkan langsung ke penduduk setempat. "Saya katakan kepada penduduk: kalian telah diperingatkan, pergi sekarang!" katanya dengan nada serius.
Netanyahu juga menambahkan, ini baru permulaan dari operasi yang lebih besar. "Semua ini hanyalah awal, hanya pembukaan, untuk operasi intensif utama -- manuver darat pasukan kami, yang sekarang sedang mengorganisir dan berkumpul untuk memasuki Kota Gaza," tambahnya. Jadi, ini benar-benar sinyal bahwa pertempuran darat besar-besaran sudah di depan mata.
Menhan Israel dan Donald Trump Ikutan Kasih Peringatan Keras
Nggak cuma Netanyahu, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, juga melontarkan peringatan serupa. Katanya, Hamas harus menyerah dan meletakkan senjata mereka. Kalau tidak, Gaza bakal hancur dan mereka akan dimusnahkan.
Peringatan ini muncul setelah mantan Presiden AS, Donald Trump, juga ikut bersuara. Trump memberikan "peringatan terakhir" kepada Hamas untuk segera membebaskan semua sandera yang masih ditahan.
"Ini adalah peringatan terakhir bagi para pembunuh dan pemerkosa Hamas di Gaza dan di hotel-hotel mewah di luar negeri: Bebaskan para sandera dan letakkan senjata kalian -- atau Gaza akan dihancurkan dan kalian akan dimusnahkan," tulis Katz di media sosial X.
Katz juga menegaskan kalau militer Israel, atau IDF, bakal terus melanjutkan operasi sesuai rencana. "IDF (Angkatan Bersenjata Israel) melanjutkan operasi sesuai rencana -- dan sedang bersiap untuk memperluas manuver guna mengalahkan Gaza secara telak," tegasnya.
Jadi, bisa dibilang ini adalah ultimatum keras dari Israel. Peringatan beruntun dari Netanyahu, Israel Katz, dan bahkan Donald Trump menunjukkan bahwa kesabaran mereka sudah habis.
Warga sipil Gaza sekarang dalam situasi yang sangat berbahaya. Semoga saja ada solusi damai secepatnya ya, Gen!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!