Google Gemini Kini Bisa Baca Rekaman Suara! Fitur Canggih Ini Bakal Ubah Cara Kita Pakai AI
JAKARTA, GENVOICE.ID - Google kembali membuat gebrakan di dunia kecerdasan buatan dengan mengumumkan bahwa aplikasi Gemini kini sudah mendukung unggahan dan pengolahan file audio atau rekaman suara. Fitur ini menjawab permintaan terbesar dari para pengguna layanan AI generatif milik Google tersebut.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Josh Woodward, Wakil Presiden Google Labs dan Gemini, melalui platform X pada Senin (8/9). Menurutnya, kompatibilitas dengan file audio adalah fitur paling banyak diminta sejak peluncuran Gemini.
Dilansir dari The Verge (Selasa, 9/9), pengguna gratis Gemini kini bisa:
-
Mengunggah file audio berdurasi maksimal 10 menit
-
Memanfaatkan lima prompt per hari
Sementara itu, bagi pengguna berbayar (paket AI Pro dan AI Ultra), kapasitas jauh lebih besar:
-
Unggahan audio hingga 3 jam
-
Dapat mengirim hingga 10 file per prompt dalam berbagai format, termasuk file ZIP
Kemampuan ini membuka peluang baru dalam penggunaan AI, dari menganalisis wawancara, merekam rapat, hingga merangkum materi kuliah hanya dari rekaman suara.
Selain dukungan audio, Google juga mengumumkan dua pembaruan besar lainnya:
Pengguna kini dapat mengakses fitur AI Search dalam:
-
Bahasa Indonesia
-
Hindi
-
Jepang
-
Korea
-
Portugis Brasil
Ekspansi ini dimungkinkan berkat integrasi Gemini 2.5 dengan mesin pencarian Google, memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan kompleks dalam bahasa pilihan mereka.
"Dengan perluasan ini, lebih banyak orang kini dapat menggunakan pencarian Mode AI untuk mengajukan pertanyaan kompleks dalam bahasa pilihan mereka," kata Google dalam pernyataan resminya.
Fitur NotebookLM kini didukung oleh Gemini untuk menghasilkan berbagai bentuk laporan dan konten otomatis berdasarkan dokumen yang diunggah pengguna. Format yang tersedia antara lain:
-
Panduan belajar
-
Postingan blog
-
Dokumen pengarahan
-
Kartu flash
-
Kuis
Menariknya, pengguna juga bisa mengatur nada, struktur, dan gaya penulisan sesuai preferensi pribadi. Fitur ini mendukung lebih dari 80 bahasa dan akan tersedia secara global pada akhir minggu ini, menurut konfirmasi Google melalui unggahan di X.
Google terus menambahkan kemampuan cerdas ke dalam ekosistem Gemini. Dalam beberapa bulan terakhir, mereka meluncurkan:
-
Fitur memori otomatis Gemini (Agustus 2025), yang mengingat preferensi pengguna dalam percakapan
-
Akses gratis ke Vids, software pembuat video untuk pengguna Google Workspace
-
Pembaruan Google Photos dengan teknologi Veo 3, yang memungkinkan pembuatan video berdurasi 4 detik dari koleksi foto pengguna
Dengan semakin banyaknya fitur inovatif, Gemini secara perlahan memperkuat posisinya sebagai salah satu AI paling canggih dan multifungsi di pasar. Dukungan terhadap file audio, multi-format laporan, hingga integrasi lintas layanan membuat Gemini tidak lagi sekadar chatbot, tetapi asisten digital cerdas yang lengkap.
Fitur-fitur ini diprediksi akan menjadi standar baru dalam pengembangan AI konsumen, sekaligus memberi tekanan pada pesaing seperti ChatGPT, Claude, dan Copilot dari Microsoft.
Google kini tidak hanya bermain di ranah pencarian, tapi sudah memasuki era baru AI berbasis suara, teks, dan visual secara bersamaan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!