Update Banjir Mataram: 30 Ribu Lebih Warga Harus Tinggalkan Rumah!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Banjir parah di Mataram bikin 30 ribu lebih warga dari 4 kecamatan terpaksa mengungsi demi keselamatan.
Banjir besar yang melanda Kota Mataram sejak Minggu (6/7/2025) membuat ribuan warga harus mengungsi.
BPBD Kota Mataram mencatat, sekitar 7.676 rumah terendam dan lebih dari 30.681 warga terpaksa meninggalkan rumah mereka.
Plt Kalak BPBD Mataram, Muzaki, menyebut dampak banjir meluas ke empat kecamatan, mulai dari Sandubaya, Mataram, Selaparang, Cakranegara, hingga Sekarbela.
Warga mengungsi ke berbagai titik seperti masjid, sekolah, rumah warga, hingga fasilitas umum.
"Secara keseluhan, ada sekitar 30 titik lokasi pengungsian warga. Ada yang di masjid, sekolah, rumah warga, dan beberapa fasilitas umum lainnya," kata Muzaki.
Di Cakranegara, misalnya, ada yang mengungsi di SDN 24, Pamotan, dan Mambalan.
Di Sekarbela, 16 ribu warga terdampak, sementara di Sandubaya ribuan KK terdampak dengan ketinggian air hingga 3 meter di beberapa titik.
"Kebutuhan mendesak bagi warga terdampak banjir di antara lain makanan siap saji, air mineral, terpal, selimut dan tikar," jelasnya lebih lanjut.
Untuk mempercepat penanganan, status tanggap bencana telah ditetapkan dan satu posko utama dibuka di Pendopo Wali Kota Mataram.
Status ini bisa diperpanjang atau dihentikan, tergantung bagaimana situasi ke depannya.
Semoga kondisi segera membaik dan warga yang terdampak banjir bisa kembali ke rumah dengan selamat. Tetap waspada dan saling bantu, ya, Gen!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!