MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026 Digelar di Indonesia, Dua Seniman Tanah Air Sabet Grand Prize

Kompetisi seni regional MR.D.I.Y. mempertemukan hampir 2.500 peserta dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand, dengan dua seniman Indonesia berhasil meraih Grand Prize.

MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026 Digelar di Indonesia, Dua Seniman Tanah Air Sabet Grand Prize
Indonesia menjadi tuan rumah MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026. Dua seniman Indonesia meraih Grand Prize kategori Umum serta Pelajar & Mahasiswa. - (Dok. MR.D.I.Y.).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Indonesia menjadi tuan rumah MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026 yang mempertemukan seniman dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Memasuki tahun kedua penyelenggaraannya, kompetisi ini menjadi wadah bagi talenta seni untuk menampilkan karya sekaligus memperluas kesempatan mendapatkan eksposur di tingkat Asia Tenggara.

Ajang tersebut mencatat hampir 2.500 partisipan dari tiga negara yang mengikuti kompetisi tahun ini. Dari seluruh peserta, sebanyak 18 karya terpilih untuk mewakili Indonesia, Malaysia, dan Thailand dalam tahap kompetisi regional.

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize

Indonesia mencatat pencapaian dalam kompetisi regional tersebut setelah dua senimannya berhasil meraih Grand Prize. Penghargaan itu diraih pada dua kategori berbeda, yakni kategori Umum serta kategori Pelajar & Mahasiswa.

Pada kategori Umum, Grand Prize diberikan kepada Veronica Liana melalui karya berjudul "Rupa Tan Matra #3". Sementara itu, Muhammad Ragib Noer Khasyi meraih Grand Prize kategori Pelajar & Mahasiswa lewat karya "Yang Tersisa Sepulang Kerja (1)".

Selain dua Grand Prize tersebut, penghargaan lainnya juga diberikan kepada peserta dari Malaysia dan Thailand. Karya "Traces of the Future" karya Tawich Jittiang dari Thailand memperoleh Judge's Award, sedangkan Nasrin Nadhirah binti Suhaidi dari Malaysia mendapatkan President's Director Award lewat karya "Spirit of Unity".

Untuk kategori Pelajar & Mahasiswa, Judge's Award diberikan kepada Putthimetha Tangkanobol dari Thailand melalui karya "Ordinary Train". Sementara President's Director Award diraih Iklil Ali Bin Ahmad Shukri dari Malaysia dengan karya "Cinta Ku, Umi".

Angkat Tema Strength & Resilience

MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026 mengusung tema "Strength & Resilience" yang mengajak peserta mengeksplorasi arti kekuatan dan ketangguhan. Peserta diberikan ruang untuk menuangkan pengalaman, perspektif, serta aspirasi melalui pendekatan artistik yang beragam.

Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia Edwin Cheah mengatakan kompetisi tingkat regional memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melihat kreativitas dari sudut pandang yang lebih beragam. Pertemuan seniman dari tiga negara juga diharapkan dapat melahirkan ide baru sekaligus membuka ruang bagi para peserta untuk saling menginspirasi dan mengapresiasi karya lintas negara.

"Bagi kami hadirnya kompetisi di tingkat regional memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melihat kreativitas dari perspektif yang lebih beragam. Melalui pertemuan seniman dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand, kami berharap ajang ini dapat mendorong ide-ide baru, saling menginspirasi dan mengapresiasi karya dari lintas negara, sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi seniman dari kawasan Asia Tenggara untuk mendapatkan perhatian di tingkat regional," kata Edwin.

Karya Dinilai Dewan Juri Tiga Negara

Proses kurasi dan penilaian MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026 dilakukan oleh dewan juri yang berasal dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Penilaian mempertimbangkan sejumlah aspek, mulai dari kreativitas, kualitas artistik, teknik, hingga kekuatan narasi yang disampaikan melalui setiap karya.

Dewan juri terdiri dari R.E. Hartanto selaku Contemporary Artist, Abigail Hakim sebagai Art Collector, Asst. Prof. Vichaya Mukdamanee yang merupakan Vice President for Art & Culture Silpakorn University, serta Praneenut Niyomsin sebagai Art Curator. Selain itu, terdapat Dr. Liong Mei Yin, Assistant Professor Department of Multimedia Design & Animation Universiti Tunku Abdul Rahman atau UTAR, serta Ivan Gabriel yang merupakan Art Curator & Gallery Manager.

Abigail Hakim mengatakan para juri melihat kualitas sekaligus keberagaman karya yang ditampilkan peserta dari ketiga negara. Menurutnya, setiap peserta membawa pendekatan artistik dan cerita masing-masing dalam menerjemahkan tema "Strength & Resilience".

"Kami melihat kualitas dan keberagaman karya yang ditampilkan oleh peserta dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand pada tahap regional ini. Masing-masing peserta membawa karya terbaik mereka dan berhasil menerjemahkan tema Strength & Resilience melalui pengalaman dan perspektif yang berbeda," ujar Abigail.

Jadi Ruang Apresiasi Seni Asia Tenggara

Edwin menyampaikan kebanggaan atas pencapaian dua seniman Indonesia yang berhasil meraih Grand Prize dalam kompetisi regional tersebut. Ia berharap pencapaian itu dapat menjadi bagian dari perjalanan para pemenang untuk terus menghasilkan karya dan mengembangkan kemampuan mereka.

"Kami turut bangga dengan pencapaian dari dua seniman Indonesia yang berhasil meraih Grand Prize pada kategori Umum dan Pelajar & Mahasiswa. Kami berharap pencapaian para pemenang dan penyelenggaraan kompetisi regional ini dapat menjadi bagian dari perjalanan mereka untuk terus berkarya dan berkembang," kata Edwin.

Pendiri IndoArtNow Tom Tandio juga mengapresiasi karya seniman yang berasal dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Menurutnya, setiap seniman menghadirkan karya dengan karakter serta makna yang berbeda sehingga kompetisi tersebut dapat menjadi ruang untuk mengenal perkembangan seni dari masing-masing negara.

Karya Dipamerkan di Jakarta

Selain kompetisi, MR.D.I.Y. juga memperluas kesempatan bagi para seniman untuk memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat melalui pameran. Sebanyak 19 karya seni terpilih dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand ditampilkan dalam Art Jakarta 2026.

Masyarakat juga dapat melihat karya serta perspektif para peserta melalui MR.D.I.Y. Art Exhibition. Pameran tersebut berlangsung pada 7 hingga 21 Oktober 2026 di MR.D.I.Y. Store, Lotte Mall Jakarta, dan terbuka untuk masyarakat.

Penyelenggaraan MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026 menjadi bagian dari upaya memberikan ruang lebih luas bagi talenta seni di kawasan Asia Tenggara. Dengan mempertemukan peserta dari tiga negara, ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membangun koneksi serta memperkenalkan keberagaman perspektif melalui seni.

A

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE