Peluang Indonesia Kalahkan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar, Ini Kata Pengamat!

Peluang Indonesia Kalahkan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar, Ini Kata Pengamat!
- (Dok. ANTARA).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, jelang laga panas Arab Saudi vs Indonesia di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, sorotan tertuju pada seberapa besar peluang skuad Garuda mencuri poin di Jeddah. Menurut pengamat sepak bola Tanah Air, Mohamad Kusnaeni, kesempatan Indonesia untuk menang kali ini bukan cuma angan-angan, tapi benar-benar terbuka lebar.

"Secara teknis, peluang mengalahkan Arab Saudi cukup terbuka. Dua pertemuan terakhir pun sudah membuktikan Indonesia tidak terkalahkan di kandang lawan maupun kandang kita sendiri," ujar Kusnaeni, dilansir dari ANTARA, Rabu (8/10).

Pertandingan yang akan digelar di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, pada Kamis (9/10) dini hari WIB itu disebut bakal menjadi ujian mental sesungguhnya bagi para pemain Indonesia. Kusnaeni menilai, aspek seperti kedewasaan emosional, ketepatan strategi dari pelatih Patrick Kluivert, dan disiplin pemain dalam menjalankan instruksi akan sangat menentukan hasil akhir.

Meski tanpa kiper Emil Audero, menurut Kusnaeni, kekuatan Indonesia saat ini justru semakin matang. "Skuad Indonesia kali ini bahkan sedikit lebih unggul dari Arab Saudi," ujarnya.

Salah satu peningkatan terbesar datang dari lini serang. Kembalinya Ragnar Oratmangoen, pulihnya Ole Romeny, serta bergabungnya Emiliano Jonathan, membuat daya serang Garuda semakin berbahaya. Kusnaeni menilai, kombinasi ini bisa jadi senjata ampuh untuk menembus pertahanan ketat Arab Saudi.

"Kuncinya kematangan bermain. Jangan bermain terlalu bernafsu ingin menang, terpancing provokasi lawan, atau egois ingin mencetak gol sendiri," tambahnya.

Selain lini depan, Kusnaeni juga menyoroti pentingnya peran gelandang tengah, terutama Joey Pelupessy, yang disebut harus disiplin menjaga area 30-60 meter agar Indonesia bisa tetap mengontrol permainan. Ia menyarankan agar pelatih Kluivert mempertimbangkan formasi double pivot, misalnya duet Joey dengan Nathan atau Verdonk, untuk memperkuat lini tengah.

"Semua lini harus disiplin menjalankan tugasnya. Terkhusus lini belakang yang akan menghadapi permainan lawan yang lebih agresif," tegasnya.

Jika para pemain bisa menjaga fokus dan mematuhi strategi dengan baik, Kusnaeni optimistis hasil positif bisa diraih.
"Kualitas timnas Indonesia cukup kuat untuk menang atau setidaknya menahan imbang," ujarnya menutup analisis.

Dengan komposisi pemain yang makin solid dan semangat tinggi dari skuad Garuda, laga ini bisa jadi momen pembuktian bahwa Indonesia layak diperhitungkan di level Asia, Gen!

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE