Kasus Erika Carlina Heboh Lagi, Polda Metro Siap Panggil DJ Panda soal Dugaan Pengancaman

Kasus Erika Carlina Heboh Lagi, Polda Metro Siap Panggil DJ Panda soal Dugaan Pengancaman
- (Dok. ANTARA).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kasus antara aktris Erika Carlina dan seorang DJ bernama Giovanni Surya alias DJ Panda makin jadi sorotan publik, Gen. Setelah laporan pengancaman yang dibuat Erika beberapa waktu lalu, pihak kepolisian akhirnya memastikan akan memanggil DJ Panda untuk diperiksa dalam waktu dekat.

Kabar itu dikonfirmasi langsung oleh Kepala Subdirektorat Remaja, Anak, dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Iskandarsyah. Ia menyebut pemanggilan tersebut akan dilakukan minggu depan.

"Minggu depan, hari Rabu (15/10)," katanya saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, dilansir dari ANTARA.

Menurut Iskandarsyah, penyelidikan kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan. Namun, pihaknya belum bisa menjelaskan secara detail terkait materi pemeriksaan dan bukti-bukti yang sudah dikumpulkan. Ia juga belum memastikan apakah DJ Panda sudah mengonfirmasi kehadirannya atau belum.

Sebelumnya, Erika Carlina sempat mendatangi Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan tambahan dan menyerahkan bukti-bukti ancaman yang ia terima. Kepada awak media, ia mengaku datang karena merasa keselamatannya dan janinnya terancam.

"Aku cuma datang untuk melanjutkan proses hukum yang berjalan, kasih bukti-bukti juga pengancaman yang berbahaya untuk janin aku," ujar Erika di Polda Metro Jaya, Kamis (24/7).

Erika menjelaskan bahwa ancaman itu bermula dari pesan-pesan yang beredar di grup WhatsApp berisi sekitar 500 orang. Di grup tersebut, ia mengaku mendapat berbagai bentuk ancaman dan ujaran kebencian, termasuk dari akun yang mengaku sebagai DJ Panda.

"Bentuk ancamannya seperti penggiringan opini, ujaran kebencian, pengancaman bentuk dari apa ya, data pribadi juga. Data pribadi juga disebarluaskan. Itu semua asalnya dari dia (DJ Panda)," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa laporannya ke polisi bukan untuk menuntut tanggung jawab pribadi, melainkan murni karena ia merasa terancam. "Aku nggak pernah minta pertanggungjawaban atas kehamilan. Aku cuma pengin aman," ujarnya menegaskan.

Kini, semua mata tertuju pada langkah lanjutan dari Polda Metro Jaya. Pemanggilan DJ Panda pada 15 Oktober nanti bakal jadi titik penting dalam kasus yang semakin ramai dibicarakan ini, Gen. Publik pun menanti apakah DJ Panda akan hadir dan memberikan klarifikasi langsung di hadapan penyidik.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE