Google Jepang Kembali Bikin Heboh! Keyboard Telepon Putar Ini Bisa Kamu Buat Sendiri di Rumah
JAKARTA, GENVOICE.ID - Setelah sebelumnya merilis konsep keyboard unik untuk perayaan April Mop, kali ini mereka memperkenalkan keyboard bergaya telepon putar jadul yang seolah berasal dari dimensi alternatif.
Dilansir dari Antara, tidak seperti keyboard biasa yang menggunakan deretan tuts QWERTY, keyboard ini tampil dengan sembilan kenop bundar, mirip dengan sistem dial pada telepon putar tahun 80-an. Menariknya, terdapat satu kenop tambahan yang berfungsi sebagai tombol kembali (backspace).
Cara kerjanya juga tak kalah unik. Untuk mengetik karakter, pengguna harus memasukkan jari ke dalam lubang kenop yang sesuai, lalu memutarnya hingga batas tertentu. Saat dilepas, kenop akan berputar kembali seperti pada telepon jadul, menghasilkan sinyal input untuk komputer.
Di masa lalu, sistem seperti ini menggunakan panggilan pulsa, pulsa listrik yang dihasilkan oleh putaran dial dan diterjemahkan oleh sistem telepon sebagai angka tertentu. Namun versi modern dari Google Jepang menggunakan sensor digital canggih yang mengonversi gerakan putar menjadi sinyal USB, menjadikannya kompatibel dengan komputer masa kini.
Tak berhenti sampai di situ, tim pengembang Google Jepang juga merancang dudukan khusus mouse yang bisa digunakan untuk mematikan kamera web secara otomatis saat pengguna selesai melakukan panggilan video, meniru aksi "menutup telepon" pada perangkat klasik.
Konsep keyboard ini menyusul berbagai ide unik lain dari Google Jepang sebelumnya, termasuk keyboard silinder berbentuk cangkir teh Yunomi dan papan ketik raksasa sepanjang 65 inci dengan seluruh tombol QWERTY tersusun dalam satu baris memanjang.
Meski inovatif dan mengundang rasa penasaran, keyboard telepon putar ini tidak dijual secara komersial. Namun, Google Jepang dengan semangat berbagi justru membuka desainnya secara open-source.
Bagi para penggemar teknologi DIY (do-it-yourself), Google menyediakan semua file yang dibutuhkan untuk membuat keyboard unik ini sendiri di rumah. Mulai darii model 3D printer, desain PCB (printed circuit board) serta daftar komponen lengkap
Semua bisa diunduh secara gratis melalui halaman resmi proyek mereka di GitHub.
Dengan inovasi seperti ini, Google Jepang tak hanya menunjukkan kreativitas yang tak biasa, tetapi juga mengundang publik untuk ikut bereksperimen dalam membawa kesenangan dan nostalgia ke dalam dunia teknologi modern.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!