Penipuan Paket Online! Asmara Abigail Kehilangan Rp70 Juta, Begini Modusnya!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, di zaman serba digital kayak sekarang, belanja online atau kirim barang jadi makin gampang. Tinggal klik, bayar, barang langsung jalan. Tapi di balik kemudahan itu, ternyata banyak jebakan yang bisa bikin kita merugi besar. Salah satunya baru aja dialami aktris kenamaan, Asmara Abigail.
Bayangin aja, uang Rp70 juta raib dalam sekejap cuma gara-gara penipuan online yang nyamar jadi jasa kurir. Kisah ini dia ceritakan sendiri saat hadir di podcast RJL-5 bareng Fajar Aditya pada 23 Agustus 2025. Semuanya bermula saat Asmara kirim perlengkapan syuting ke Takengon, Aceh. Karena lokasi jauh dan barang yang dibawa banyak, dia pakai jasa ekspedisi terdekat.
Masalah mulai muncul ketika paketnya dikabarkan bermasalah. Ada pesan masuk lewat iMessage dari orang yang ngaku kurir, bilang label paket rusak dan posisi barang nggak jelas. Dari situ, Asmara diminta klik link tertentu buat konfirmasi alamat sekaligus bayar biaya tambahan.
Awalnya memang terlihat masuk akal, apalagi link itu mirip banget sama situs resmi. Tanpa curiga, Asmara sampai sempat masukin data kartu kreditnya. Dari situ lah transaksi mencurigakan mulai jalan. Bukannya gagal, setiap kali dia coba bayar "biaya tambahan", justru transaksi sukses dengan nominal mata uang riyal (SAR). Kalau ditotal, kerugian mencapai sekitar Rp70 juta.
"Asli horor banget. Kehilangan Rp 70 juta itu rasanya antara gemeter, panik, terus juga pengin nangis," kata pemeran film Pengabdi Setan itu.
Belakangan, setelah ngecek langsung ke outlet ekspedisi, ternyata paket yang dikirim baik-baik aja. CCTV dan catatan resmi perusahaan menunjukkan nggak ada masalah sama sekali. Dari situ jelas kalau Asmara jadi korban phishing alias penipuan online.
Data dari Indonesia Domain Abuse Data Exchange (IDADX) bahkan nunjukin kasus kayak gini bukan hal baru. Dalam lima tahun terakhir aja, ada lebih dari 106 ribu laporan phishing di Indonesia. Tahun 2024 jumlahnya makin gila, melonjak tajam terutama di kuartal ketiga.
Biar Gen nggak ikut-ikutan jadi korban, ada beberapa tips yang wajib dicatat:
-
Jangan asal klik link yang dikirim via SMS atau iMessage. Cek langsung lewat aplikasi atau situs resmi kurir.
-
Selalu verifikasi nomor resi di website resmi, jangan lewat link yang dikasih pihak nggak jelas.
-
Perhatikan URL dengan detail. Walau ada HTTPS, bukan berarti pasti aman. Kalau ragu, lebih baik cari langsung di Google situs resmi perusahaan ekspedisi.
Kisah Asmara Abigail ini jadi peringatan keras buat kita semua. Jadi, hati-hati ya Gen, jangan sampai uang tabunganmu lenyap gara-gara modus penipuan berkedok paket online.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!