Starbucks Bakal Tutup Semua Gerai 'Pick Up' di 2026, Ternyata Ini Penyebabnya

Starbucks Siap Hapus Layanan 'Pick Up' Mulai 2026, Ini Alasan di Baliknya

Starbucks Bakal Tutup Semua Gerai 'Pick Up' di 2026, Ternyata Ini Penyebabnya
Potret gerai Starbucks. - (Dok. pexels.com).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Siapa sih yang tidak mengenal Starbucks? Hampir semua orang pasti kahu kan Gen? Tapi ada kabar terbaru nih buat kamu yang sering pesan kopi tanpa ribet lewat aplikasi. Mulai tahun 2026, Starbucks bakal menutup seluruh gerai model "Pick Up" mereka di berbagai negara bagian. Kok bisa?

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh sang CEO, Brian Niccol, dalam panggilan pendapatan terbaru tanggal 29 Juli 2025. Menurutnya, konsep gerai khusus penjemputan kopi ini sudah tidak selaras dengan misi utama Starbucks yang ingin menghadirkan pengalaman minum kopi yang hangat (secara harfiah dan emosional).

"Kami merasa format ini terlalu transaksional dan kurang memiliki kehangatan serta koneksi manusiawi yang menjadi ciri khas merek kami," kata Niccol yang baru menjabat sejak September 2024.

Sebagai info, konsep "Starbucks Pick Up" pertama kali diperkenalkan di New York pada tahun 2019. Tujuannya simple banget, yaitu agar proses pesan kopi lebih cepat dan praktis. Cukup order via aplikasi, datang ke gerai, ambil kopinya, lalu cabut.

Tapi sayangnya, seiring waktu, vibe-nya jadi terasa dingin dan terlalu serba cepat, tidak seperti suasana khas Starbucks yang biasanya bikin betah nongkrong sambil kerja atau curhat dengan barista.

Sekitar 80 hingga 90 gerai Pick Up yang tersebar di lebih dari 20 negara bagian di AS bakal terdampak. Nggak semua langsung tutup sih. Ada yang bakal ditutup permanen, tapi ada juga yang akan dirombak jadi kedai kopi biasa. Jadi masih ada harapan untuk kamu tetap bisa ngopi santai kayak dulu.

Langkah ini juga bagian dari strategi besar Starbucks untuk "kembali ke akar" dan menghadirkan kembali pengalaman ngopi yang lebih manusiawi dan penuh interaksi. Jadi, siap-siap buat ngopi sambil ngobrol lagi, ya!

Penutupan gerai Starbucks Pick Up ini jadi tanda bahwa brand kopi global ini ingin kembali fokus ke akar mereka, yakni menghadirkan pengalaman ngopi yang lebih personal, hangat, dan manusiawi.

Jadi buat kamu yang kangen suasana Starbucks yang cozy dan penuh interaksi, siap-siap menyambut kembalinya vibes ngopi yang sebenarnya di tahun-tahun mendatang. Kalau kamu, tim ngopi cepet atau tim duduk santai?

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE