Jay Idzes Resmi Tinggalkan Venezia, Gabung Sassuolo dengan Harga Fantastis di Serie A!

Jay Idzes Resmi Tinggalkan Venezia, Gabung Sassuolo dengan Harga Fantastis di Serie A!
- (Dok. ANTARA).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, kabar besar datang dari dunia sepak bola Italia. Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, akhirnya meninggalkan Venezia dan siap memulai petualangan baru di Serie A bersama Sassuolo. Langkah ini jadi bukti kalau karier bek berusia 24 tahun itu terus melesat, meskipun musim lalu timnya terdegradasi ke Serie B.

Kepastian transfer ini bikin publik sepak bola Indonesia ikut bangga. Maklum, nggak banyak pemain kita yang bisa tembus ke kompetisi kasta tertinggi Italia. Sassuolo sendiri baru saja promosi kembali ke Serie A, dan langsung gerak cepat buat memperkuat skuadnya. Targetnya jelas, mereka nggak mau cuma numpang lewat.

Jurnalis kenamaan Italia, Gianluca Di Marzio, mengonfirmasi kalau Idzes sudah menjalani tes medis dan dinyatakan fit. Bek kelahiran Belanda ini ditebus Sassuolo dengan harga €8 juta atau sekitar Rp151 miliar. Gokilnya, angka ini lebih tinggi setengah juta euro dari nilai pasarnya di Transfermarkt. "Perekrutan besar di lini belakang untuk Sassuolo, Jay Idzes datang dari Venezia," tulis Di Marzio.

Menariknya, Sassuolo nggak cuma membawa pulang Idzes dari Venezia. Mereka juga sukses mengamankan tanda tangan Fali Cande, bek kiri asal Guinea-Bissau, dengan harga sekitar €3 juta atau Rp56 miliar. Dua transfer ini menunjukkan kalau Sassuolo benar-benar serius membangun tim yang solid untuk bersaing di papan tengah Serie A.

Sebelum berlabuh ke Sassuolo, Idzes sempat dikaitkan dengan beberapa klub lain seperti Genoa dan Torino. Namun, negosiasi yang berlarut-larut membuat Sassuolo bergerak cepat dan memenangkan persaingan. Torino sendiri kabarnya baru mau bergerak jika berhasil menjual Saul Coco, tapi harga €20 juta yang mereka pasang bikin klub lain mundur.

Buat Sassuolo, hadirnya Idzes jelas jadi angin segar di lini belakang. Sedangkan untuk Idzes, ini adalah kesempatan emas untuk menunjukkan kemampuannya di panggung yang lebih besar. Kita tunggu saja, Gen, apakah musim ini dia bisa jadi tembok kokoh yang membawa Sassuolo bertahan sekaligus mencuri perhatian di Serie A.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE