Instagram Batasi Fitur Live Streaming untuk Kreator dengan Minimal 1.000 Pengikut

Instagram Batasi Fitur Live Streaming untuk Kreator dengan Minimal 1.000 Pengikut
- (Dok. afaqs!).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Instagram mulai menerapkan aturan baru yang membatasi akses live streaming hanya untuk akun yang memiliki setidaknya 1.000 pengikut. Kebijakan ini secara otomatis menutup pintu bagi kreator kecil yang selama ini memanfaatkan IG Live untuk terhubung dengan audiens dalam skala lebih kecil.

Sebelumnya, siapa pun bisa melakukan siaran langsung di Instagram, terlepas dari jumlah pengikut. Kini, bagi yang belum memenuhi ambang batas tersebut, satu-satunya opsi interaksi real-time adalah melalui panggilan video. Namun, cara ini tidak memiliki fitur penemuan audiens (discoverability) yang dimiliki siaran langsung, sehingga potensi menjangkau penonton baru akan berkurang.

Meta, perusahaan induk Instagram, belum memberikan penjelasan resmi terkait alasan di balik pembaruan ini. Meski begitu, ada beberapa kemungkinan penyebab. Pertama, biaya operasional live streaming yang cukup tinggi bisa menjadi faktor. Menyediakan infrastruktur untuk siaran langsung dengan penonton minim, misalnya hanya beberapa orang, mungkin dianggap tidak efisien.

Kedua, aturan baru ini bisa menjadi langkah pencegahan terhadap penyalahgunaan platform, seperti pembuatan akun baru untuk menayangkan konten yang tidak pantas (NSFW). Dengan menaikkan ambang batas pengikut, risiko penyalahgunaan tersebut dapat ditekan.

Alasan lainnya, pembatasan ini mungkin dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas siaran langsung. Kreator dengan basis pengikut yang besar cenderung memiliki konten yang lebih terkurasi, sehingga bisa memperbaiki persepsi publik terhadap fitur live streaming di Instagram.

Kebijakan ini juga menyelaraskan Instagram dengan platform lain. TikTok, misalnya, menetapkan syarat minimal 1.000 pengikut untuk live streaming, sementara YouTube memerlukan setidaknya 50 pelanggan, dengan perbandingan penonton terhadap pelanggan yang mirip. Selain itu, YouTube baru-baru ini menaikkan batas usia live streaming menjadi 16 tahun - sama seperti aturan yang diterapkan Instagram sejak April lalu.

Tren pembatasan fitur live streaming ini tampaknya menjadi bagian dari langkah yang lebih luas di industri media sosial, baik untuk alasan efisiensi, keamanan, maupun kualitas konten. Sayangnya, hal ini menjadi kabar buruk bagi kreator pemula yang baru membangun audiens. Mereka kini harus bekerja ekstra keras untuk menembus ambang 1.000 pengikut sebelum bisa kembali memanfaatkan kekuatan interaksi real-time di Instagram.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE