Meta Bajak Bos AI Apple! Ruoming Pang Resmi Gabung Tim Superintelligence Mark Zuckerberg

Meta Bajak Bos AI Apple! Ruoming Pang Resmi Gabung Tim Superintelligence Mark Zuckerberg
- (Dok. Reuters).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, persaingan teknologi makin panas, dan Meta bikin langkah yang bikin semua mata tertuju ke arah mereka. Baru-baru ini, perusahaan milik Mark Zuckerberg itu dikabarkan berhasil merekrut salah satu otak penting di balik kecerdasan buatan Apple: Ruoming Pang. Ya, kamu gak salah baca-mantan kepala tim AI Apple kini resmi jadi bagian dari Meta, dan langsung didapuk untuk memimpin divisi AI superintelligence!

Kabar mengejutkan ini pertama kali dilaporkan Bloomberg dan disiarkan ulang oleh TechCrunch pada Senin (7/7). Ruoming Pang diketahui sebelumnya memimpin tim internal Apple yang punya peran penting banget dalam melatih model-model dasar kecerdasan buatan-fondasi utama dari sistem Apple Intelligence yang baru-baru ini ramai dibicarakan.

Kepindahan Pang ke Meta dianggap jadi langkah strategis besar. Dia membawa keahlian merancang model AI berukuran kecil namun super efisien yang bisa langsung dijalankan di perangkat. Hal ini cocok banget dengan arah Meta yang ingin memperkuat teknologi AI-nya langsung dari sisi pengguna, bukan cuma lewat server besar.

Tapi, Gen, Ruoming Pang bukan satu-satunya bintang AI yang dibajak Meta. Dalam beberapa bulan terakhir, Mark Zuckerberg emang lagi gila-gilaan berburu talenta AI kelas dunia. Bahkan kabarnya, demi mendapatkan orang-orang terbaik, Meta berani kasih paket kompensasi gila-gilaan-nilainya bisa sampai 100 juta dolar AS!

Beberapa nama yang baru aja direkrut Meta termasuk Trapit Bansal, peneliti ternama dari OpenAI, yang sekarang sedang sibuk mengembangkan model AI penalaran generasi terbaru. Gak cuma dia, The Wall Street Journal juga menyebut ada tiga mantan peneliti OpenAI lainnya yang udah gabung Meta dalam beberapa minggu terakhir: Lucas Beyer, Alexander Kolesnikov, dan Xiaohua Zhai.

Orang-orang jenius ini bakal kerja bareng dengan tokoh-tokoh kuat lain seperti Jack Rae (eks Google DeepMind) dan Johan Schalkwyk (eks pemimpin tim machine learning di startup Sesame).

Meta memang sedang bertransformasi besar di ranah AI. Bahkan menurut laporan sebelumnya, mereka juga tengah merombak total unit AI internal untuk mempercepat riset dan pengembangan teknologi superintelligence-AI yang bisa berpikir dan memecahkan masalah jauh lebih cepat dan kompleks daripada sistem sekarang.

Dengan hadirnya Ruoming Pang dan barisan elite AI lainnya, jelas banget kalau Meta gak main-main. Ambisi Mark Zuckerberg untuk memimpin dunia AI kini semakin nyata.


Gen, persaingan AI antar raksasa teknologi makin brutal. Menurut kamu, Meta bakal beneran jadi penguasa AI masa depan atau Apple dan Google masih terlalu kuat untuk dikalahin?

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE