JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, kalau kamu merasa dunia kerja makin horor akhir-akhir ini, sayangnya kamu nggak salah. Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) makin nyata terasa, dan data terbaru dari Kementerian Ketenagakerjaan bikin banyak orang mulai waswas soal nasib kariernya. Per Mei 2025, tercatat ada lebih dari 26 ribu pekerja di Indonesia yang kehilangan pekerjaan.
Angka ini bukan sekadar statistik, tapi alarm besar buat dunia kerja di tengah ekonomi global yang lagi lesu. Bahkan kalau dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah ini mengalami lonjakan. Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Riau jadi tiga daerah yang paling banyak terdampak PHK.
Sementara itu, laporan dari Jobstreet juga memperkuat sinyal bahaya ini. Dalam riset bertajuk Hiring, Compensation, and Benefits 2025, sebanyak 42% perusahaan mengaku harus mengurangi jumlah pegawai mereka. Caranya? Mulai dari PHK langsung sampai membiarkan posisi kosong usai karyawan pensiun tanpa pengganti.
Yang bikin lebih ngeri lagi, karyawan tetap justru jadi kelompok paling rentan. Sepanjang 2024, 27% dari mereka jadi korban pemangkasan. Disusul oleh karyawan kontrak, paruh waktu, dan tenaga temporer.
Dari hasil survei itu juga muncul daftar 10 profesi yang paling banyak 'dipangkas' tahun ini. Dan cukup mengejutkan, posisi Admin dan HRD justru duduk di peringkat pertama-dengan angka 29%. Berikut daftar lengkapnya:
-
Admin dan SDM (29%)
-
Manajemen (22%)
-
Akuntansi (16%)
-
Marketing/Branding (15%)
-
Manufaktur (14%)
-
Sales/Business Development (12%)
-
Corporate Sales/Business Development (11%)
-
Teknologi Informasi/IT (10%)
-
Engineering (10%)
-
Legal/Compliance (8%)
Kok bisa sih PHK terjadi di mana-mana? Ada beberapa faktor yang disebut jadi pemicu. Salah satunya adalah langkah perusahaan untuk menekan biaya operasional. Selain itu, banyak perusahaan mulai memindahkan beban kerja ke sistem yang lebih fleksibel seperti tenaga lepas atau outsourcing.
Transformasi digital juga gak bisa dipandang sebelah mata. Otomatisasi dianggap jadi solusi instan untuk meningkatkan efisiensi, tapi sayangnya justru memangkas peluang kerja manusia. Apalagi kalau diiringi restrukturisasi dan prediksi ekonomi yang terus memburuk.
Gen, di tengah ketidakpastian ini, penting banget buat kamu punya rencana cadangan, upgrade skill, dan jangan cuma bergantung pada satu sumber penghasilan. Dunia kerja berubah cepat, dan kita harus lebih cepat beradaptasi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!