Simak Tips Ahli Pangan Soal Cara Menyimpan Telur Rebus Biar Nggak Cepat Busuk!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar bener-bener penting buat kamu yang hobi stok makanan praktis atau lagi persiapan buat acara spesial, jangan sampai niat sehat makan protein malah jadi petaka buat kesehatan cuma gara-gara salah simpan telur rebus.
Telur rebus emang jadi salah satu menu andalan yang paling gampang didapat dan harganya terjangkau, tapi ternyata makanan satu ini bener-bener sensitif banget sama perubahan suhu lingkungan. Banyak banget dari kita yang sering nyepelein dan membiarkan telur rebus tergeletak begitu saja di meja makan dalam waktu yang lama.
Padahal, menurut para ahli keamanan pangan, penyimpanan yang asal-asalan bisa bikin telur jadi sarang kontaminasi bakteri jahat yang nggak main-main bahayanya buat tubuh kamu. Di tengah cuaca yang kadang nggak menentu seperti sekarang, kuman bisa berkembang biak dengan kecepatan yang luar biasa kalau kamu nggak paham aturan mainnya.
Jadi, sebelum kamu menyesal karena ngalamin gejala keracunan makanan yang menyiksa, mending simak baik-baik panduan lengkap gimana cara menjaga kualitas telur rebus kamu tetap fresh dan aman buat dikonsumsi setiap hari nih Gen.
Dikutip dari laman Everyday Health pada Jumat ini, telur rebus ternyata punya sifat yang sangat mudah rusak dan bisa cepat membusuk kalau nggak segera masuk ke dalam lemari pendingin atau kulkas. Seorang profesor ilmu pangan dari Universitas Georgia, Francisco Diez-Gonzalez, PhD, bener-bener memberikan peringatan keras buat kita semua. Menurut beliau, jangan pernah membiarkan makanan yang gampang busuk seperti telur berada di luar ruangan lebih dari dua jam saja.
"Jangan biarkan makanan yang mudah busuk di luar ruangan lebih dari dua jam jika Anda berencana untuk memakannya. Ini berlaku bahkan jika cuacanya lebih dingin, karena bakteri dapat berkembang biak dengan cepat ketika suhu berada antara 40 dan 140 derajat Fahrenheit yang disebut sebagai 'zona bahaya'," kata Francisco Diez-Gonzalez, PhD.
Meskipun telur punya cangkang yang kelihatannya keras dan melindungi, para ahli bilang kalau cangkang itu sebenarnya nggak kedap air dan nggak bener-bener bisa menangkal kelembaban yang masuk. Bahkan kalau kamu sudah menyimpannya di kulkas dengan benar pun, telur rebus sebaiknya segera dihabiskan dalam waktu maksimal satu minggu setelah dimasak.
Martin Bucknavage, seorang spesialis keamanan pangan dari Universitas Penn State, menjelaskan kalau telur yang sudah busuk biasanya bakal mengeluarkan aroma menyengat yang bener-bener mengganggu. Tapi yang ngeri, bakteri seperti salmonella tetap bisa bikin kamu sakit meskipun telur tersebut nggak kelihatan busuk, nggak berbau, atau rasanya masih normal.
"Bakteri seperti salmonella dapat membuat Anda sakit meskipun telur tersebut tidak terlihat, terasa, atau berbau busuk, dan kuman ini seringkali terdapat pada telur mentah atau setengah matang," tutur Martin Bucknavage.
Apalagi kalau cangkang telurnya sudah retak, kuman dari luar bakal lebih gampang masuk dan merusak isinya. Saran dari para ahli ini juga bener-bener pas banget buat kamu yang lagi merayakan Paskah dan pengen pakai telur sebagai hiasan.
Daripada pakai telur rebus asli yang berisiko busuk saat dipajang, mending pakai telur plastik buat dekorasi dan simpan telur asli tetap di dalam kulkas buat dimakan bareng keluarga. Kalau kamu pengen mewarnai telur dengan cara yang lebih sehat, kamu bisa pakai bahan alami seperti buah bit buat warna merah muda, kulit bawang buat warna merah, atau perasan bayam buat dapetin warna hijau yang cantik.
Dengan cara ini, perayaan kamu tetap seru tapi kesehatan tetap terjaga nomor satu.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!