Baskara Putra Ungkap Dampak Pelemahan Rupiah, Biaya Makan hingga Alat Musik Ikut Naik

Musisi Baskara Putra mengaku mulai merasakan dampak pelemahan rupiah, mulai dari kenaikan harga alat musik hingga bertambahnya biaya kebutuhan sehari-hari.

Baskara Putra Ungkap Dampak Pelemahan Rupiah, Biaya Makan hingga Alat Musik Ikut Naik
Baskara Putra - (Dok. instagram.com/wordfangs).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Vokalis .Feast dan Lomba Sihir yaitu Baskara Putraikut menyoroti kondisi nilai tukar rupiah yang terus menjadi perhatian publik. Menurutnya, pelemahan mata uang Indonesia terhadap dolar Amerika Serikat mulai memberikan dampak nyata terhadap berbagai kebutuhan, termasuk perlengkapan yang digunakan dalam aktivitas bermusik.

Melalui unggahan di akun X pribadinya, vokalis grup musik .Feast dan Lomba Sihir itu mengaku mulai merasakan kenaikan harga sejumlah barang yang biasa digunakan untuk menunjang pekerjaannya sebagai musisi.

Mengaku Masih Beruntung Secara Finansial

Dalam unggahannya, Baskara menyebut dirinya berada dalam posisi yang relatif beruntung karena pekerjaannya di industri musik mampu memberikan penghasilan yang cukup baik. Meski demikian, kondisi ekonomi saat ini tetap membuat pengeluarannya meningkat dibandingkan sebelumnya.

Menurut pelantun lagu Evaluasi tersebut, kenaikan harga barang akibat melemahnya rupiah kini semakin terasa, bahkan bagi mereka yang memiliki kondisi finansial yang cukup stabil.

Baskara juga mengungkapkan bahwa jika dirinya yang merasa memiliki kemampuan ekonomi lebih baik mulai terdampak, ia membayangkan masyarakat lain yang memiliki pendapatan lebih terbatas mungkin menghadapi tekanan yang lebih berat.

Harga Peralatan Musik Ikut Naik

Sebagai musisi yang aktif menjalankan berbagai proyek musik, Baskara menyoroti kenaikan harga alat musik sebagai salah satu dampak yang paling nyata. Ia menjelaskan bahwa sebagian besar instrumen dan perlengkapan musik masih mengacu pada harga internasional yang menggunakan dolar AS sebagai patokan.

Kondisi tersebut membuat harga berbagai kebutuhan produksi musik ikut meningkat ketika nilai tukar rupiah melemah. Akibatnya, biaya yang harus dikeluarkan musisi untuk membeli atau memperbarui peralatan kerja menjadi lebih besar.

Bukan Hanya Alat Musik, Kebutuhan Sehari-hari Juga Naik

Meski menyinggung mahalnya peralatan musik, Baskara menegaskan bahwa persoalan yang lebih penting adalah meningkatnya biaya hidup secara keseluruhan. Menurutnya, kenaikan harga kini tidak hanya terjadi pada barang-barang impor, tetapi juga mulai terasa pada kebutuhan pokok dan pengeluaran rutin lainnya.

Ia mengaku biaya makan bulanan serta berbagai kebutuhan esensial mengalami peningkatan dibandingkan beberapa waktu lalu. Kondisi tersebut membuat banyak orang harus mengatur kembali pengeluaran agar tetap sesuai dengan kemampuan finansial masing-masing.

Curhatan Baskara Tuai Respons Warganet

Pernyataan Baskara langsung mendapat banyak tanggapan dari pengguna media sosial. Sejumlah warganet mengaku mengalami hal serupa, terutama terkait meningkatnya biaya kebutuhan sehari-hari dan harga berbagai produk yang bergantung pada impor.

Tak sedikit pula yang menilai keluhan tersebut mencerminkan kondisi yang tengah dirasakan banyak masyarakat saat ini. Pelemahan rupiah dinilai tidak hanya berdampak pada pelaku usaha atau industri tertentu, tetapi juga mulai memengaruhi pengeluaran rumah tangga sehari-hari.

A

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE