Upleaf Rilis Album Perdana, Kisah Fase Hidup yang Gelap Tapi Paling Relate buat Anak Muda!

Upleaf Rilis Album Perdana, Kisah Fase Hidup yang Gelap Tapi Paling Relate buat Anak Muda!
- (Dok. Upleaf).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Band indie pop asal Bintaro, Upleaf akhirnya resmi merilis album studio pertama mereka yang berjudul our nights are more beautiful than your days. Album ini sudah bisa didengarkan mulai hari ini, 8 Mei 2026 di berbagai platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, sampai YouTube Music.

Buat Gen yang udah mengikuti perjalanan mereka sejak beberapa single awal, rilisan ini jadi momen yang cukup ditunggu.

Setelah sebelumnya memperkenalkan lagu seperti singing in the moonlight, together, blind & deaf, dan fana, kini Upleaf datang dengan karya yang lebih utuh lewat total 12 trek dalam satu album penuh.

Grup yang beranggotakan Arda Daffa, Fadilla Rizdaffa, dan Arvanzach ini mencoba membawa pendengar masuk ke perjalanan emosional yang cukup dalam.

Album ini bukan cuma soal patah hati atau hubungan percintaan, tapi juga tentang proses seseorang saat berada di titik paling bawah dalam hidup sampai akhirnya bisa menemukan harapan baru.

Menariknya, judul album our nights are more beautiful than your days juga punya makna yang cukup personal.

Upleaf ingin menunjukkan kalau fase gelap dalam hidup ternyata bisa jadi tempat seseorang belajar banyak hal dan tumbuh jadi pribadi yang lebih kuat.

Nuansa indie pop yang manis dipadukan dengan sentuhan melankolis terasa cukup dominan di album ini. Meski begitu, setiap lagu punya warna berbeda sehingga nggak terasa monoton saat didengarkan dari awal sampai akhir.

Susunan track-nya juga dibuat seperti alur cerita, mulai dari fase penolakan, rasa kehilangan, overthinking, sampai akhirnya berdamai dengan diri sendiri.

Beberapa lagu yang masuk dalam album ini antara lain "the first step; where it all begins", "about me & you", "if eyes could talk", "heart to heart", hingga "i choose myself rather than falling for you". Dari judul-judulnya aja sudah terasa kalau album ini dekat dengan keresahan anak muda sekarang.

Dalam pernyataannya, sang vokalis Arda Daffa mengatakan kalau album ini dibuat dari pengalaman yang kemungkinan besar juga pernah dirasakan banyak orang.

"Gua yakin ga cuma kita aja yang pernah ngelewatin momen kayak begini, pasti ada banyak orang yang pernah di sini, dari situ gua yakin kalau album ini bakal relate dengan kebanyakan orang, ga mungkin ada orang yang selalu happy, begitupun sebaliknya, hidup ini emang kayak roda, tinggal nunggu kapan kita di atas dan kapan di bawah" ujar Arda dalam keterangan resminya.

Lewat album debut ini, Upleaf seolah ingin mengajak pendengarnya buat nggak takut menghadapi masa sulit. Karena terkadang, justru dari malam paling gelap seseorang bisa menemukan versi terbaik dari dirinya sendiri.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE